Tangis ibu kandung Nadya Dwi Ramadhany, Eny Widyawati, pecah setelah mengetahui pembunuh anaknya berhasil ditangkap polisi.
Eny tak mampu menahan air mata saat menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan Nadya, Jumat (31/7/2026).
Eny datang bersama kuasa hukumnya. Ia tak banyak berbicara. Eny hanya mengucapkan syukur karena pelaku yang tega menghabisi nyawa anak perempuannya akhirnya berhasil ditangkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sebagai ibu mengucapkan terima kasih kepada Polresta Mataram, Satreskrim atas kerja keras sehingga dalam waktu kurang lebih dua bulan pelaku pembunuh anak kami berhasil ditemukan," kata Eny tersedu-sedu, Jumat (31/7/2026).
Pantauan detikBali, Eny berusaha tetap tegar. Pihak keluarga dan kuasa hukumnya juga tampak berusaha menenangkan perempuan tersebut.
Kuasa hukum Eny, Lalu Anton Hariawan, mengakui pengungkapan kasus itu bukan perkara mudah.
"Kami mengapresiasi, kami tahu ini sangat sulit dan tidak mudah. Terima kasih atas kerja kerasnya untuk mengungkap kasus ini," sambungnya.
Pelaku pembunuhan tersebut ialah Haikal alias HA (17), warga Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia ditangkap pada Rabu (29/7/2026).
Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sepeda motor Nadya yang sempat dicuri. Kapolresta Mataram Kombes Hendro Purwoko mengatakan pembunuhan itu bermotif pencurian.
"Hasil pemeriksaan, memang benar residivis ini pelaku yang melakukan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dengan motif pencurian," sebutnya.
Barang bukti yang diamankan antara lain satu potong celana pendek milik pelaku, motor Beat Pop milik korban, kunci motor, kunci kamar kos, tas selempang, hijab, celana jeans, sweater, silikon HP, kabel cas HP, kain pantai, pakaian dalam, seprai, bantal, boneka, dan pisau.
Nadya ditemukan tewas di kamar kosnya di wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, NTB, pada Minggu (17/5/2026) malam.
Perempuan asal Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa, NTB, itu ditemukan oleh temannya yang datang mencarinya ke kamar kos.
Korban ditemukan dalam kondisi terlentang dan jasadnya sudah mengeluarkan bau tak sedap. Saat ditemukan, kamar kos korban dalam keadaan terkunci, sementara ponsel dan sepeda motornya hilang.