detikBali

DWP Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Labuan Bajo

Terpopuler Koleksi Pilihan

DWP Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Labuan Bajo


Ambrosius Ardin - detikBali

Penasihat Dharma DWP Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf (ke-3 dari kiri) di Labuan Bajo, Rabu (16/9/2026) sore.(Ambrosius Ardin)
Foto: Penasihat Dharma DWP Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf (ke-3 dari kiri) di Labuan Bajo, Rabu (16/9/2026) sore. (Ambrosius Ardin/detikBali)
Manggarai Barat -

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial (Kemensos) menyerahkan santunan kematian dan korban luka berat akibat gempa bumi di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (16/9/2026).

Kemensos juga menyerahkan bantuan bahan makanan kepada warga terdampak termasuk kelompok disabilitas. Selain itu juga diberikan bantuan perlengkapan sekolah untuk ratusan siswa. Bantuan diserahkan DWP Kemensos di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Penyaluran bantuan kepada terdampak gempa juga melibatkan sejumlah lembaga. Yakni Perempuan Laju Perkasa (Palapa), Wonderful, Sahabat Kartini, Lamahu, Lovely, Rotary Club of Jakarta Menteng, Persatuan Cricket Indonesia Provinsi NTT, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), PMKRI, dan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami membawa beberapa bantuan, seperti tadi teman-teman saksikan, untuk santunan yang meninggal dunia, kemudian yang luka berat dan sebagainya," jelas Penasihat Dharma DWP Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf.

ADVERTISEMENT

"Kemudian kita juga membawa santunan yang lain, menghibur anak-anak, ada sembako, ada hadiah-hadiah yang bisa diberikan untuk menyenangkan teman-teman dan sahabat-sahabat dan adik-adik semua di sini," imbuh istri Mensos Saifullah Yusuf itu.

Fatma mengatakan penyaluran beberapa bantuan dari Kemensos memang menjadi program DWP Kemensos. Salah satunya santunan kepada ahli waris korban meninggal sebesar Rp 15 juta dan Rp 5 juta untuk korban luka berat

"Ada beberapa bantuan dari Kementerian Sosial yang memang itu sudah program dari kami. Jadi untuk yang meninggal dunia kita berikan santunan kepada keluarganya, tentunya ahli warisnya itu sebesar Rp 15 juta, untuk yang luka berat itu mendapatkan bantuan Rp 5 juta," jelas Fatma.

"Memang semua se-Indonesia, jadi kami berikan itu. Dari Manggarai Barat didatangkan ke sini, Manggarai mana lagi, Timur juga ya, Manggarai itu semuanya yang mendapatkan bantuan untuk ahli waris kita datangkan sebagai simbolis saja. Tapi selebihnya kita berikan langsung. Memang sudah programnya dari negara," lanjut dia.

Penyintas gempa, ujar Farma, mengaku bersyukur bisa mendapat santunan tersebut. "Salah satu penyintas juga tadi merasa bersyukur karena itu untuk biaya pendidikan anak," ujar dia.

Bantuan Kemensos yang disalurkan itu senilai Rp 609 juta lebih. Terdiri dari santunan kematian dua ahli waris, santunan bagi 58 korban 58 luka: Rp 450 juta, 300 paket sembako, dan 200 paket perlengkapan sekolah. Selain itu disalurkan bantuan asistensi rehabilitasi sosial untuk lansia dan disabilitas.

Seorang perempuan penerima bantuan menangis di pundak Ketua Umum Palapa, Hetty Andika Perkasa, seusai menerima bantuan. Istri mantan panglima TNI Andika Prakasa itu terlibat berbincang memberi penguatan kepada perempuan penyintas gempa tersebut.

Ikut mendampingi Fatma dalam penyerahan bantuan itu adalah wakil Penasihat DWP Kemensos Intan Agus Jabo, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Masryani Mansyur, Ketua Umum Palapa Hetty Andika Perkasa, Hana Hasanah Fadel (Wonderful), Presiden Rotary Menteng Laxmy Jaiswal, dan perwakilan Lovely, Lamahu dan Sahabat Kartini.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads