detikBali

Polisi Temukan Vila Tempat Eksekusi WN Ukraina di Bali, Ada Bercak Darah

Terpopuler Koleksi Pilihan

Polisi Temukan Vila Tempat Eksekusi WN Ukraina di Bali, Ada Bercak Darah


Sui Suadnyana, Abid Ahmad Ibrahim - detikBali

Konferensi pers perkembangan kasus penculikan dan mutilasi WN Ukraina di Mapolda Bali, Senin (30/3/2026). (Abid Ahmad Ibrahim/detikBali)
Foto: Konferensi pers perkembangan kasus penculikan dan mutilasi WN Ukraina di Mapolda Bali, Senin (30/3/2026). (Abid Ahmad Ibrahim/detikBali)
Denpasar -

Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengungkap perkembangan baru dalam pengusutan kasus penculikan dan pembunuhan warga negara (WN) Ukraina yang jasadnya ditemukan terpotong-potong di Muara Sungai Wos Teben, Desa Ketewel, Gianyar. Pria Ukraina itu diduga dieksekusi di sebuah vila kawasan Gianyar.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali, Kombes I Gede Adhi Mulyawarman, mengatakan dugaan tersebut didasarkan pada hasil analisis forensik, data global positioning system (GPS) kendaraan, analisis teknologi informasi, serta temuan bercak darah di sejumlah lokasi.

"Untuk secara pasti tempat eksekusi korban ini, karena kami lihat adalah berdasarkan hasil analisis dari forensik tentang kematian serta dari persesuaian antara GPS, kendaraan kemudian analisis IT, dan beberapa bercak darah yang ditemukan, memang sementara patut diduga adalah di TKP kelima yang di dekat Gianyar tersebut," ujar Adhi dalam gelar perkara, Senin (30/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, polisi menegaskan proses eksekusi korban diduga tidak hanya terjadi di satu tempat. Penyidik menemukan indikasi perpindahan lokasi berdasarkan temuan bercak darah di beberapa titik.

ADVERTISEMENT

"Namun demikian, yang namanya eksekusi ini adalah tempatnya beberapa tempat karena masing-masing juga ditemukan bercak darah," katanya.

Sebelumnya, korban diketahui sempat dibawa ke sebuah vila di wilayah Tabanan. Di lokasi itu, polisi lebih dahulu menemukan bercak darah yang kemudian hasil DNA-nya dipastikan cocok dengan korban.

Setelah itu, para pelaku diduga memindahkan korban dengan mengganti kendaraan sekaligus berpindah lokasi vila menuju kawasan Gianyar sebelum ditemukannya potongan tubuh korban di muara Sungai Wos Teben, Ketewel, Gianyar.

"Kemudian lanjut lagi dilaksanakan perpindahan korban ke vila di daerah Gianyar, di situ juga kami persesuaian di kendaraan, setelah di vila secara sadar meyakinkan DNA-nya cocok," jelas Adhi.

Temuan tersebut memperkuat rangkaian kronologi yang sebelumnya telah diungkap polisi, mulai dari dugaan penculikan korban di Jimbaran, perpindahan ke vila di Tabanan hingga lokasi terakhir yang diduga menjadi tempat eksekusi di Gianyar.

Sebelumnya, hasil pemeriksaan DNA dari enam sampel tulang yang dikirim ke Puslabfor Bareskrim Polri memastikan potongan tubuh yang ditemukan di Muara Sungai Wos Teben, Ketewel, merupakan milik WN Ukraina korban penculikan.

Kini, penyidik masih terus mendalami peran masing-masing lokasi dalam rangkaian kejahatan tersebut, sembari memburu enam tersangka yang masih berstatus DPO dan diduga telah melarikan diri ke luar negeri.



(dpw/dpw)









Hide Ads