detikBali
Regional

Suami Bongkar Jahatnya Istri Diduga Jual 3 Anak-1 Keponakan

Terpopuler Koleksi Pilihan
Regional

Suami Bongkar Jahatnya Istri Diduga Jual 3 Anak-1 Keponakan


Reinhard Soplantila - detikBali

Seorang pria bernama Anto (40) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), melaporkan istrinya, MT (38) ke polisi atas dugaan penjualan anak.
Foto: Seorang pria bernama Anto (40) di Makassar melaporkan istrinya, MT (38) ke polisi. (Reinhard Soplantila/detikSulsel)
Denpasar -

Seorang wanita berinisial MT (38) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan diduga menjual tiga anak kandungnya dan satu keponakan. Kelakuan wanita itu dibongkar oleh suaminya sendiri Anto (40).

Anto mengaku mengantongi sejumlah informasi dan bukti kejahatan istrinya. Anto mengungkapkan praktik itu diakui oleh istrinya yang mengakui menjual anaknya berinisial AI (5) kepada seseorang. AI sendiri merupakan anak hasil pernikahan MT dengan suami sebelumnya alias anak sambungnya.

"Saya dapat informasi dari istri saya ini anak yang pertama nama AI anak sambung saya diketahui sudah dijual, itu menurut dari informasi istri saya. Katanya mertua saya sudah jual anak sambung saya yang bernama AI," ujar Anto kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejauh ini, Anto mengaku memiliki lima orang anak yang dua di antaranya anak sambung dan tiga lainnya anak kandung. Anto mengungkapkan, dua anak kandungnya yang berinisial AS (6) dan bayi berusia tiga bulan inisial AZ diduga turut dijual sang ibu pada Januari 2026.

Kecurigaan Anto menguat setelah menerima informasi dari ketua RT setempat. Seorang warga yang diduga telah membeli bayi AZ sempat mendatangi rumahnya dan terlibat cekcok dipicu kekesalan karena bayi yang telah dipanjar sebesar Rp 1,8 juta sejak dalam kandungan belum juga diserahkan setelah dilahirkan.

ADVERTISEMENT

"Yang kedua itu saya dapat informasi dari Pak RT saya sendiri. Katanya sewaktu masih dalam kandungan, anak saya itu sudah diambilkan panjar sebesar Rp 1,8 juta," katanya.

Setelah kejadian itu, MT disebut membawa bayi AZ dan anak kandungnya yang lain berinisial AS ke rumah mertuanya. Ia sempat berpamitan kepada Anto dengan alasan kedua anak tersebut akan dirawat agar tidak sakit, namun setelah itu MT justru menghilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

"Yang ketiga itu AS ini, menurut saya dia juga sudah dijual karena sudah tidak pernah datang lagi. Ada dua bulan saya tidak pernah ketemu dengan anak saya," kata Anto.

Bahkan Anto menyebut bayi iparnya diambil seseorang sesaat setelah lahir. Keponakannya itu diduga dijual dengan transaksi sekitar Rp 8 juta.

"Istri saya bilang waktu melahirkan iparnya itu, bayinya juga langsung ada yang ambil dan sudah dibayar Rp 8 juta," ungkapnya.

Setelah kejadian itu, korban pun langsung melakukan upaya pencarian. Karena gagal menemukan pelaku dan anaknya, Anto akhirnya membuat laporan polisi di Polda Sulsel pada Maret 2026.

"Makanya saya melaporlah ke Bimmas, RT RW, Babinsa, perlindungan anak, untuk dimediasi, (tetapi) tidak ada titik temu dan akhirnya saya melapor ke Polda," tegas Anto.

Polisi Tangkap Wanita Diduga Jual Anak

Belakangan, polisi berhasil menangkap MT terkait dugaan kasus penjualan tiga anak dan satu keponakannya. Saat ini, MT masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

"Terlapor sudah kami amankan yang inisial wanita berinisial MT itu," ujar Kasubdit PPO Direktorat PPA PPO Polda Sulsel, Kompol Zaki kepada wartawan, Kamis (26/3).

Zaki mengatakan terlapor diamankan di Makassar pada Kamis (26/3). Dia menuturkan tim Subdit PPA Polda Sulsel masih mendalami kasus tersebut dengan mengambil keterangan pihak terkait.

"Anggota kami tim Subdit PPA Polda Sulsel langsung bergerak ambil keterangan dan cek semua. Terlapor kami amankan masih di wilayah Kota Makassar," bebernya.

Meski demikian, polisi masih mendalami keberadaan empat anak yang diduga telah dijual. Hingga kini, informasi terkait keberadaan mereka belum dapat dipastikan.

"Kalau untuk anaknya ini belum diketahui, ini kami masih kembangkan," tutur Zaki.



(mud/mud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads