detikBali

Perang Sarung dan Panah di Dompu, 2 Remaja Ditangkap

Terpopuler Koleksi Pilihan

Perang Sarung dan Panah di Dompu, 2 Remaja Ditangkap


Faruk - detikBali

Operasi Cipta Kondisi Polres Dompu, Senin (23/2/2026) malam.
Operasi Cipta Kondisi Polres Dompu, Senin (23/2/2026) malam. (Foto: dok. Polres Dompu)
Dompu -

Dua kelompok remaja di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), terlibat tawuran, dini hari tadi. Dalam aksi itu, mereka menggunakan sarung, panah, hingga batu untuk menyerang lawan. Dua remaja berhasil diamankan polisi.

Tawuran terjadi saat kelompok remaja dari Lingkungan Manggenda, Kelurahan Potu, bertemu dengan kelompok remaja dari wilayah Rabalaju di Jembatan Rabalaju, Kelurahan Kandai 1, Kecamatan Dompu. Pertemuan tersebut berujung bentrokan.

Mereka saling melempar batu dan melesatkan anak panah. Aksi itu membuat warga sekitar resah dan berusaha melerai. Namun upaya tersebut justru mendapat serangan dari sejumlah remaja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beberapa remaja dari kelompok Manggenda diduga melempar batu dan melepaskan panah ke arah warga Rabalaju yang mencoba melerai," tutur Kasi Humas Polres Dompu Iptu I Nyoman Suardika Selasa (24/2/2026).

ADVERTISEMENT

Petugas kepolisian yang tengah patroli menerima laporan dari warga terkait tawuran tersebut. Polisi kemudian melakukan penyisiran terhadap kelompok remaja yang masih berkumpul di sekitar lokasi kejadian.

Saat polisi menyisir kawasan Manggenda, sekelompok remaja berhamburan melarikan diri. Polisi berhasil mengamankan dua orang remaja dan membawa keduanya ke Polres Dompu.

"Dua orang remaja yang diduga terlibat aksi tawuran antar kelompok pemuda di wilayah Jembatan Rabalaju, berhasil diamankan," kata Suardika.

Para remaja tersebut berhamburan melarikan diri, tapi petugas berhasil mengamankan dua orang inisial MA (17) dan K (18) beserta barang bukti sarung yang diduga digunakan dalam aksi tawuran.




(dpw/dpw)











Hide Ads