Nama seorang mahasiswi Universitas Mataram (Unram) terseret dalam pusaran video asusila yang viral di media sosial. Dituding sebagai pemeran perempuan dalam video tersebut, mahasiswi yang bersangkutan akhirnya angkat bicara dan membantah tudingan itu secara tegas.
Mahasiswi berinisial AJP menyatakan dirinya bukan perempuan yang ada dalam video asusila berdurasi lebih dari 13 menit tersebut. Klarifikasi itu disampaikan langsung di hadapan Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unram, Joko Jumadi.
"Saya berani bersumpah, bukan saya di dalam video tersebut," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Joko Jumadi menegaskan, tudingan yang beredar di media sosial tidak berdasar. Menurutnya, video asusila itu bukan melibatkan mahasiswa Unram, termasuk peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Itu bukan kejadian di Lombok itu terjadi di luar NTB. Dapat dipastikan bukan mahasiswa Unram," tegas Joko dalam video klarifikasi yang diterima detikBali, Selasa (10/2/2026).
Joko menjelaskan, spekulasi muncul karena adanya dugaan kemiripan wajah perempuan dalam video dengan mahasiswi Unram yang tengah menjalani KKN di Kecamatan Lenek, Lombok Timur. Namun, video tersebut diketahui telah beredar sejak September 2025, sebelum pelaksanaan KKN di desa tersebut.
Dia menambahkan, bahasa dan logat yang terdengar dalam video berbeda dengan karakter mahasiswa Unram seperti yang disangkakan warganet. "Wajahnya berbeda dengan perempuan di dalam video tersebut," ujar Joko.
Satgas PPKS Unram, lanjut Joko, telah melakukan klarifikasi dan konfirmasi langsung kepada mahasiswi yang diduga mirip untuk memastikan kebenaran secara menyeluruh.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Polda NTB terkait video itu dan menunggu kepastian inafis," katanya.
Joko memastikan proses penelusuran dan koordinasi dengan pihak berwenang masih terus dilakukan guna memastikan tidak ada video lain yang melibatkan mahasiswa KKN Unram. Seluruh penanganan disebut telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelumnya, video asusila yang diduga melibatkan muda-mudi berstatus mahasiswa KKN di Lombok Timur, NTB, viral di media sosial. Video tersebut beredar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Rekaman berdurasi 13 menit 17 detik itu direkam di dalam kamar yang diduga sebagai posko KKN di salah satu desa di Lombok Timur. Dalam video terlihat adegan suami istri di atas ranjang dengan sprei merah bermotif bunga. Sebelum beraksi, keduanya juga tampak bergiliran meneguk minuman berwarna cokelat muda.
(dpw/dpw)










































