Video penggerebekan dugaan perselingkuhan pasangan laki-laki dan perempuan yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana viral di media sosial (medsos).
Video berdurasi singkat viral memperlihatkan sebuah mobil Honda Brio putih keluar dari sebuah penginapan di Kecamatan Negara. Mobil tersebut dihadang oleh seorang pria hingga terjadi cekcok mulut yang hebat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah kegaduhan tersebut, pihak suami dari perempuan yang ada di dalam video angkat bicara. Melalui akun Artha Negara, ia memohon agar video tersebut tidak lagi disebarluaskan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan meminta pengertian publik demi melindungi psikologis anak-anaknya.
"Mohon teman-teman yang terlanjur memposting atau membagikan video tersebut agar dihapus, demi menjaga mental anak-anak. Karena saya sudah melaporkan sesuai ketentuan dan saat ini sedang dalam penanganan," ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, mengonfirmasi bahwa oknum yang terlibat memang merupakan pegawai di lingkungan Pemkab Jembrana. Oknum tersebut berstatus PPPK di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
"Info dari Kepala BPKAD, bahwa yang bersangkutan sudah dilaporkan ke Inspektorat dan juga ke BKPSDM," ungkap Budiasa saat dikonfirmasi detikBali, Jumat (16/1/2026).
Budiasa memastikan pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan melakukan pemanggilan terhadap oknum yang bersangkutan. Namun, terkait sanksi, Pemkab masih menunggu hasil investigasi tim pengawas.
"Oknum tersebut pegawai PPPK di BPKAD. Hasil pemanggilan yang bersangkutan juga sudah dilaporkan. Kami masih menunggu info hasil investigasi (lebih lanjut) dari Inspektorat dan BKPSDM," tutupnya.