Kronologi WN Rusia Culik-Peras Turis Asing di Bali, 2 Petugas Imigrasi Terlibat

Tim detikBali - detikBali
Jumat, 01 Agu 2025 14:04 WIB
Konferensi pers pengungkapan kasus penganiayaan dan pemerasan WN Rusia di Polda Bali, Jumat (1/8/2025). (Foto: dok. Polda Bali)
Denpasar -

Seorang turis asing, Roman Smeilov (42), menjadi korban penganiayaan brutal di rumahnya di Jimbaran, Badung. Polda Bali menangkap empat pelaku yakni dua WN Rusia dan dua petugas Imigrasi, setelah melakukan pengejaran hingga ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya menjelaskan kronologi kejadian berawal pada Rabu, 9 Juli 2025, sekitar pukul 23.30 Wita. Saat itu, korban baru tiba di rumahnya di Perumahan Sakura 1 Blok E, Jimbaran.

"Korban masih mengenakan helm dan menyalakan lampu ruang tamu. Ia mendapati beberapa orang asing sudah berada di dalam rumah," ujar Irjen Daniel saat konferensi pers di Lobi Ditreskrimum Polda Bali, Jumat (1/8/2025).

Dua pelaku langsung menyerang Roman dengan menjerat leher menggunakan lakban dan memukulnya hingga hidung berdarah. Setelah menyadari korban salah sasaran, pemukulan dihentikan.

Tak lama kemudian, datang sepasang pria dan wanita petugas Imigrasi. Mereka memaksa korban membuka ponsel, mengambil data pribadi, memotret paspor, dan menginterogasi korban soal uang sebesar US$ 150.000 milik seseorang bernama Rustam.

Roman diancam akan dideportasi, dipenjara, bahkan dibunuh jika tidak bekerja sama. Ia juga ditekan agar tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka fisik dan melapor ke SPKT Polda Bali.

Simak Video "Video: Noel Ngaku Sering Dapat Surat Ancaman Usai Sidak Penahanan Ijazah"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork