Diduga Tabrak Warga saat Trek-trekan, Pelajar SMK di Jembrana Tewas

Diduga Tabrak Warga saat Trek-trekan, Pelajar SMK di Jembrana Tewas

I Ketut Suardika - detikBali
Minggu, 02 Okt 2022 21:08 WIB
NHR (15) pelajar kelas X di salah satu SMK Negeri di Jembrana akhirnya meninggal saat menjalani perawatan di RSU Balimed Negara
NHR (15) pelajar kelas X di salah satu SMK Negeri di Jembrana akhirnya meninggal saat menjalani perawatan di RSU Balimed Negara. (Foto: IST)
Jembrana -

Akhir nahas dialami salah seorang pelajar di Jembrana berinisial NHR (15).

Pelajar kelas X di salah satu SMK Negeri di Jembrana ini meregang nyawa akibat kecelakaan saat trek-trekan.

Pelajar asal Desa Tegalbadeng Timur, Kecamatan Negara ini tewas setelah menabrak pengendara lain dari belakang di jalan Danau Batur, Jurusan Negara - Pengambengan, tepatnya di Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana-Bali, pada Sabtu (1/10/2022) sekitar pukul 23.00 WITA.


Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Aan Saputra, Minggu (2/10/2022), menjelaskan, kronologi hingga NHR tewas berawal saat korban mengendarai sepeda motor dengan Nopol DK 5722 ZZ.

Melaju dari arah timur menuju arah barat dengan kecepatan tinggi. Korban yang ketika itu memacu kendaraannya beriringan dengan dua pengendara sepeda motor lain.

Tiba-tiba saat memacu kendaraan beriringan, korban jatuh sesaat setelah menabrak bagian belakang sepeda motor DK 3494 ZN yang dikendarai Lukman Nur Hakim yang bergerak pelan searah di jalur kiri.

"Cuaca di TKP saat kejadian mendung dengan kondisi jalan lurus dan arus lalu lintas sedang,"terang AKP Aan Saputra

Seketika, usai menabrak dari belakang, korban terjatuh dengan mengalami luka parah di bagian dagu dan pelipis.

"Sempat dievakuasi dan dirawat di RSU Balimed. Namun, korban mengalami penurunan kesadaran dan dinyatakan meninggal dunia saat perawatan di rumah sakit pada hari ini (Minggu (2/10/2022) sekitar pukul 06.46 WITA,"terang AKP Aan Saputra.

Lebih lanjut, AKP Aan Saputra menjelaskan, hasil olah TKP, kecelakaan dengan korban tewas diduga terjadi karena korban lalai akibat tidak memperhatikan pengendara lain dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.



Simak Video "Pelajar Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinrang Usai Dibunuh Teman"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/nor)