3 Pengedar Ganja Jaringan Medan-Denpasar Ditangkap, BB Hampir 1 Kg

3 Pengedar Ganja Jaringan Medan-Denpasar Ditangkap, BB Hampir 1 Kg

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Kamis, 29 Sep 2022 17:13 WIB
Tiga orang pengedar narkoba jenis ganja jaringan Medan-Denpasar ditangkap BNNP Bali. (I Wayan Sui Suadnyana/detikBali)
Tiga orang pengedar narkoba jenis ganja jaringan Medan-Denpasar ditangkap BNNP Bali. (I Wayan Sui Suadnyana/detikBali)
Denpasar -

Tiga orang pengedar narkoba jenis ganja berinisial PS, AT dan RZ ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti (BB) ganja hampir 1 kilogram (kg).

"Jaringan ganja ini yang kita sebut dengan jaringan ganja Medan-Denpasar," kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra saat konferensi pers di kantornya, Kamis (29/9/2022).

Menurut Sugianyar, kasus peredaran ganja ini awalnya melibatkan dua tersangka. Dari dua orang itu, BNN menyita barang bukti kurang lebih sebanyak 447,03 gram ganja dari PS dan 14,6 gram ganja disita dari AT.


"Nah kasus ini memang melibatkan ada dua orang, kemudian dikembangkan lagi oleh Kabid Pemberantasan ditemukan lagi satu tersangka lagi dengan RZ, di mana barang bukti yang ditemukan adalah sebanyak 529,98 gram atau setengah kilogram," terang Sugianyar.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali Putu Agus Arjaya menuturkan, kasus ganja jaringan Medan-Denpasar ini bisa diungkap setelah menerima informasi dari masyarakat. Tim intelijen BNNP Bali kemudian melakukan pemetaan.

Berdasarkan hasil pemetaan tim intelijen, disinyalir ada pengiriman melalui perusahaan jasa titipan atau perusahaan kargo yang dikirim dari Medan menuju Bali. Tim diturunkan hingga berhasil melakukan penangkapan terhadap PS selaku pemesan ganja yang dikirim tersebut.

"Yang memesan ini inisialnya adalah PS, kemudian setelah dilakukan interogasi dikembangkan pada hari yang sama kemudian didapatlah yang ikut membiayai, di sini pelakunya adalah AT. Kemudian kami ambil satunya di Denpasar satunya di Ubud," tuturnya.

"Ganja yang dikirim ini banyak digunakan oleh kalangan atau kelompok anak muda dan banyak digunakan di daerah-daerah yang sedikit dingin seperti di Ubud," tambahnya.

PS sendiri ditangkap pada Senin, 15 Agustus 2022 di Jalan Jayagiri, Desa Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar. Sementara AT ditangkap di Jalan Jero Gadung, Banjar Kutuh Kelod, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Dari penangkapan PS dan AT itu, Bidang Pemberantasan BNNP Bali kemudian melakukan pengembangan. Akhirnya, tim berhasil menangkap pelaku yang ketiga berinisial RS dan didapatkan barang bukti ganja dengan berat 529,98 gram netto

"Kemudian dari sana dari kasus pertama ini kemudian kami kembangkan lagi akhirnya dapatlah Tersangka yang ketiga inisialnya RZ. Nah ini jumlah BB-nya kurang lebih 1 kg," ungkap Arjaya.

RS ditangkap pada Selasa, 16 Agustus 2022 di Jalan Toyaning, Kelurahan Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung karena kedapatan membawa narkotika jenis ganja. Petugas sempat melakukan penggeledahan di rumah tersangka di Jalan Uluwatu, Kelurahan Kedonganan dan ditemukan narkotika jenis ganja di dalam lemari, kulkas dan di atas meja televisi.



Simak Video "Detik-detik Penangkapan 2 Pengedar Ganja di Kendari"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/khs)