Pria di Gianyar Tega Aniaya Mantan Kekasih gegara Tak Rela Akan Nikah

Tim detikBali - detikBali
Jumat, 19 Agu 2022 00:37 WIB
ilustrasi penganiayaan pacar
Ilustrasi (Foto: dok.detikcom)
Gianyar -

Diduga tak terima dan cemburu buta mantan pacar akan menikah dengan pria lain, seorang pria di Gianyar tega melakukan penganiayaan.

Dia adalah I Wayan AR (27). Pria asal Desa Serongga, Kecamatan Gianyar, ini tega menganiaya Dewa Ayu AP (25) mantan pacarnya hingga babak belur.

Akibat tak terima dianiaya pelaku, korban langsung melapor kejadian ini ke polisi.


Kapolsek Gianyar, Kompol Gede Putra Astawa saat dikonfirmasi, Kamis (18/8/2022) membenarkan.

Dijelaskan, kronologi hingga penganiayaan terjadi berawal saat pelaku I Wayan AR datang ke toko Sembako korban di Banjar Serongga Kelod, Desa Serongga, Kecamatan Gianyar.

Saat pelaku datang, korban sedang berada di toko berjualan.

Singkat cerita, usai pelaku tiba di toko sembaki milik korban, pelaku langsung menendang pelaku.

Sontak akibat ditendang, antara korban dan pelaku langsung terlibat adu mulut.

Tak sampai di situ, pelaku yang emosi langsung menghajar Korban Dewa Ayu AP.

Pelaku menampar kepala bagian belakang sebelah kanan korban menggunakan tangan kanan. Selain itu, saat korban hendak menyelamatkan diri keluar toko, pelaku kembali memukul bagian mata sebelah kiri korban dengan menggunakan tangan kanan mengepal.

Pukulan pelaku secara bertubi-tubi membuat wajah korban mengalami luka robek di bagian bawah mata sebelah kiri dan mengeluarkan darah.

Selanjutnya, tak terima dengan aksi penganiayaan pelaku, korban langsung melapor ke Mapolsek Gianyar.

"Setelah mendapat laporan dan melakukan olah TKP, terlapor kami amankan tanpa perlawanan di rumahnya. Kebetulan juga terlapor ini masih satu desa,"terang Kompol Gede Putra Astawa

Usai diamankan, pelaku mengakui perbuatannya. "Versi pelaku, dia marah karena tersinggung dibentak korban,"terang Kompol Gede Putra Astawa

Atas perbuatannya, selain ditahan di sel tahanan Polsek Gianyar, pelaku juga dijerat Pasal 351 KUHP.

"Pelaku kami amankan karena sudah berulangkali melakukan tindak kekerasan (terhadap korban, red),"jelas Kompol Putra Astawa.

Bahkan, sebelum akhirnya ditahan, aksi tempramen pelaku terhadap korban dikatakan bukan kali pertamanya terjadi.

"Sesuai keterangan korban, kejadian ini bukan yang pertama. Dulu pelaku pernah melakukan perusakan handphone milik korban, namun saat itu selesai dengan perdamaian,"tukas Kompol Putra Astawa.



Simak Video "Penganiayaan di Depan Asrama Mahasiswa di DIY, Satu Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)