Karma! Pria Pemerkosa Gadis Belia di Denpasar Terancam Dibui 15 Tahun

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Selasa, 09 Agu 2022 18:04 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi (Foto: Dok.Detikcom)
Denpasar -

Usai ditangkap anggota Unit IV Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar, I Komang Tri Ariana (32) tersangka pemerkosa gadis belia berinisial NKKAP (13) di Denpasar mendapat karma.

Akibat perbuatannya, I Komang Tri Ariana terancam hukuman berat.

Selanjutnya, usai resmi ditetapkan tersangka, Komang Tri Ariana yang kenal korban dari facebook ini akhirnya dijerat dengan Pasal 76D juncto Pasal 81 dan/atau Pasal 76E juncto Pasal 82 Undang-Undang (UU) Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.


"Ancaman (hukumannya) minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi dalam keterangannya kepada detikBali, Selasa (9/8/2022).

Sukadi menuturkan, kronologi pemerkosaan bermula saat pelaku mengirimkan pesan lewat Messenger Facebook untuk mengajak korban bertemu pada 14 Juli 2022.

Korban kemudian meminta pelaku untuk menjemputnya di kosnya yang berada di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.

Setelah di jemput, pelaku kemudian mengajak korban ke Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung untuk membeli makanan. Usai itu, pelaku lalu mengajak gadis belia itu untuk makan di kos korban saja.

Sampai di kos, keduanya masuk ke kamar dan makan bersama. Selesai makan pelaku melakukan perbuatan cabul. Usai berbuat cabul, pelaku kemudian langsung pulang.

Keesokan harinya pada 15 Juli 2022, pelaku kembali datang ke kos korban dengan alasan membawakan makanan. Korban dan pelaku kemudian makan di dalam kamar kos.

Selesai makan, pelaku lagi melakukan pencabulan dan kemudian melakukan perkosaan.

"Setelah menyetubuhi korban pelaku mengatakan akan bertanggung jawab kalau korban nantinya hamil dan pelaku pergi," ungkap Sukadi.

Kembali pada keesokan harinya yakni pada 16 Juli 2022, pelaku kembali datang ke tempat kos korban dan melakukan pencabulan. Akibatnya kejadian itu, korban merasakan sakit dan perih pada vaginanya.

Atas kejadian itu, kakaknya yang tinggal satu kos bersama korban kemudian melaporkan aksi pencabulan tersebut ke Polresta Denpasar.

Laporan itu diterima oleh polisi dengan nomor registrasi LP-B/737/VII/ 2022/SPKT/SATRESKRIM/POLRESTA DPS/POLDA BALI pada 19 Juli 2022.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan atas adanya laporan tersebut. Pelaku I Komang Tri Ariana akhirnya ditangkap di alamat tinggalnya di Jalan Wibisana IV Gang L6 Nomor 6 Gunung Agung, Kota Denpasar.



Simak Video "Gegara Narkoba, Pria Ini Terpaksa Menikah di Kantor Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)