Bule Rusia Telanjang di Kayu Putih Tabanan Ternyata Investor

Bule Rusia Telanjang di Kayu Putih Tabanan Ternyata Investor

Sui Suadnyana - detikBali
Jumat, 06 Mei 2022 12:47 WIB
Dua bule yang melakukan pengambilan foto bugil pada pohon Kayu Putih di Pura Babakan, Desa Tua, Kecamatan Marga melakukan persembahyangan untuk meminta maaf, Rabu (4/5/22).
Dua bule yang melakukan pengambilan foto bugil pada pohon Kayu Putih di Pura Babakan, Desa Tua, Kecamatan Marga melakukan persembahyangan untuk meminta maaf, Rabu (4/5/22). (istimewa)
Denpasar -

Perempuan warga negara asing (WNA) bernama Alina Fazleeva (28) yang berpose telanjang di sebuah kayu putih Tabanan ternyata datang ke Bali sebagai investor. Ia dan suaminya Amdrei Fazleev (33) datang ke Indonesia pertama kali pada 2020 dan kedatangan kedua pada November 2021.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Denpasar Tedy Riyandi mengatakan, maksud dan tujuan yang bersangkutan datang ke indonesia adalah berlibur dan berinvestasi. Karena itu mereka datang ke RI menggunakan kartu izin tinggal sementara (KITAS) investor.

"Pasangan suami-istri ini merupakan investor yang mendirikan PT. Art Planet Evolution yang bergerak dalam bidang pakaian dan alat musik," kata Tedy dalam keterangannya kepada detikBali, Jumat (6/5/2022).


Sebelum diamankan oleh aparat, pasangan suami-istri itu tinggal di Cloud Nine Estate, Banjar Desa Keliki, Jalan Rsi Markandya II, Desa Kelusa, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Keduanya merupakan WNA berkebangsaan Rusia.

Meresahkan

Tedy menuturkan, viralnya informasi di media sosial (medsos) mengenai WNA yang membuat foto tanpa busana di Obyek Wisata Kayu Putih Banjar Dinas Bayan, Desa Tua, Kabupaten Tabanan mendapatkan perhatian yang luas dari masyarakat. Hal itu karena sangat bertentangan dengan kebudayaan Indonesia, khususnya Bali yang memegang teguh adat istiadat dan norma agama.

Karena itu, pada Rabu (4/5), Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi kelas I TPI Denpasar melakukan penelusuran terkait peristiwa tersebut. Seksi Inteldakim melakukan pengecekan pada sistem keimigrasian dan mendatangi lokasi kejadian untuk meminta keterangan.

Selanjutnya pada Kamis (5/5) sekitar pukul 13.00 WITA telah dilakukan pemeriksaan serta pengambilan keterangan kepada yang bersangkutan. Pemeriksaan dilakukan setelah dilakukan serah terima oleh dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan, kedua bule Rusia itu mengakui bahwa foto telanjang di kayu putih Tabanan merupakan hasil karya dari mereka yang diunggah di akun Instagram.

"Pasangan suami istri ini mengakui bahwa foto viral yang diunggah dalam akun Instagram pribadi milik saudari Alina Fazleeva adalah dirinya," terang Tedy.

Pengambilan foto bugil di Obyek Wisata Kayu Putih, Banjar Dinas Bayan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan tersebut dilakukan pada 1 Mei 2022. Menurut Tedy, yang bersangkutan tidak mengetahui bahwa pohon tersebut merupakan tempat yang disucikan di Bali.

"Dan yang bersangkutan mengaku tidak bermaksud untuk tidak menghormati budaya Bali, karena motif yang bersangkutan adalah foto dengan tema menyatu bersama alam yang menurut yang bersangkutan masuk ke dalam seni dan dijadikan dokumentasi pribadi bukan komersil. Bahwa yang bersangkutan mengaku melakukan perbuatan tersebut secara sadar dan murni karena kehendak sendiri tanpa paksaan orang lain," ungkap Tedy.

Selain itu, Tedy menyebut bahwa kedua bule Rusia itu telah menjalani upacara adat pada Jumat (6/5) di lokasi pengambilan foto bugil tersebut untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pada peraturan adat yang berlaku.

Tedy menegaskan, bahwa dari hasil pemeriksaan, WNA tersebut terbukti melakukan kegiatan membahayakan ketertiban umum dan tidak menghormati peraturan yang berlaku. Maka dari itu, mereka akan diberikan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian dan namanya dimasukkan dalam daftar cekal. Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

"Kami mengimbau kepada masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Bali agar proaktif memantau dan melaporkan berbagai jenis pelanggaran yang dilakukan oleh warga negara asing kepada pihak yang berwenang sehingga dapat diambil tindakan tegas," ujar Tedy.

"Dan kepada seluruh WNA yang berkunjung ke Bali agar selalu berperilaku tertib dengan menghormati hukum dan nilai budaya masyarakat Bali. Silahkan nikmati keindahan Pulau Bali, namun jika melakukan pelanggaran tidak akan ada tempat bersembunyi karena setiap pelanggaran akan ditindak tegas demi menegakkan kehormatan dan kewibawaan negara dihadapan dunia," tukasnya.



Simak Video "Kobaran Api Melahap Bangunan Toko 3 Lantai di Tabanan Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(nke/nke)