detikBali

Janger Tegal Suci Tampil Memukau di Balai Budaya Gianyar

Terpopuler Koleksi Pilihan

Janger Tegal Suci Tampil Memukau di Balai Budaya Gianyar


Tim detikBali - detikBali

Pementasan Tari Janger Tegalsuci dari Kecamatan Tegallalang sukses memukau penonton di Balai Budaya Gianyar, Rabu (15/4/2026). (Foto: Dok. Pemkab Gianyar)
Pementasan Tari Janger 'Tegalsuci' dari Kecamatan Tegallalang sukses memukau penonton di Balai Budaya Gianyar, Rabu (15/4/2026). (Foto: Dok. Pemkab Gianyar)
Jakarta -

Pementasan Tari Janger 'Tegal Suci' dari Kecamatan Tegallalang sukses memukau penonton di Balai Budaya Gianyar, Rabu (15/4) malam. Pertunjukan ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Budaya Gianyar dalam HUT ke-255 Kota Gianyar.

Garapan Janger ini mengangkat kisah Desa Tegal Suci yang terletak di kawasan utara Kabupaten Gianyar, tepatnya di lereng Gunung Batur. Nama 'Tegalsuci' sendiri dimaknai sebagai tanah atau ladang yang bersih sekaligus mencerminkan kemurnian alam dan kehidupan masyarakatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantunan gending Janger berpadu dengan gamelan Semar Pegulingan menghadirkan nuansa hangat dan harmonis. Nilai kesucian tergambar melalui elemen alam seperti aliran mata air Tirta Bulan yang menghidupi Tukad Dapdap, hamparan sawah menguning, serta kehidupan masyarakat desa yang sederhana.

Masyarakat Tegal Suci digambarkan menjunjung tinggi nilai silih asih serta menjaga adat dan ritual. Hal itu sekaligus sebagai wujud syukur atas anugerah Dewi Danu dalam sistem Subak Pemuus.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Wayan Adi Parbawa, mewacanakan akan menggelar Parade Gianyar pada tahun depan. Menurut Adi, Janger Tegal Suci akan menjadi duta Gianyar dalam ajang Pekan Kesenian Bali (PKB) 2026.

"Pada tahun mendatang akan digelar Parade Janger yang melibatkan seluruh kecamatan di Kabupaten Gianyar," kata Adi dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).

Adi mengatakan pementasan Tari Janger tidak hanya menjadi tontonan dan hiburan. Menurutnya, pementasan tersebut juga menjadi media pelestarian seni tradisi sekaligus refleksi kehidupan masyarakat Bali yang menjunjung tinggi keseimbangan dalam setiap aspek kehidupan.

"Sebagai pusat kebudayaan, warisan ini harus terus kita lestarikan dan jaga," kata Adi.




(iws/iws)










Hide Ads