Upacara Melasti yang digelar Desa Adat Kuta di Pantai Kuta menarik perhatian wisatawan. Banyak wisatawan berbondong-bondong datang untuk menyaksikan prosesi penyucian diri yang menjadi rangkaian menjelang Hari Suci Nyepi tersebut.
Salah satunya Jane (45) dan Chelsea (37), wisatawan asal Kanada yang tengah berlibur di Bali selama dua pekan. Saat berkunjung ke Pantai Kuta, keduanya tidak sengaja melihat prosesi Melasti yang sedang berlangsung.
Keduanya mengaku sudah mengetahui tentang Hari Raya Nyepi, namun tidak mengetahui bahwa ada rangkaian upacara sebelum Nyepi seperti Melasti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tahu tentang tradisi Nyepi, tapi kami tidak tahu ada upacara ini," ujar Jane, Senin (16/3/2026).
Ini merupakan kunjungan kedua mereka ke Bali. Namun, baru kali ini mereka melihat langsung prosesi Melasti. Menurut mereka, suasana upacara tersebut terasa sangat damai dan indah.
Prosesi Melasti di Pantai Kuta, Bali, Senin (16/3/2026). Foto: Fabiola Dianira/detikBali |
"Ini sangat damai dan indah," katanya.
Sejak awal prosesi, mereka mengaku terpukau, terutama saat di penghujung acara melihat iring-iringan masyarakat yang berjalan bersama menuju Pura Desa Adat Kuta dengan membawa berbagai sarana upacara di atas kepala.
"Saat semua tiap kelompok berkumpul dan berjalan bersama membawa sesuatu di atas kepalanya," ujar Chelsea.
Hal serupa disampaikan Ogi (35), pria asal Jakarta yang bekerja di Bali. Meski telah lima tahun tinggal di kawasan Renon, ia mengaku baru pertama kali melihat prosesi Melasti secara langsung dan merasa beruntung.
"Ya, saya kan udah lama tinggal di sini, tapi baru kali ini punya kesempatan melihat melasti dari dekat, dan seru banget sih,"
Menurutnya, prosesi Melasti terasa sangat khidmat saat setiap desa adat membawa persembahan masing-masing sebelum kembali ke wilayahnya.
"Syahdu banget bahwa setiap desa adat-adat masing-masing bawa persembahan, terus mereka pulang ke tempatnya masing-masing itu keren banget sih," ucapnya.
(dpw/dpw)











































