Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjajaki kerja sama dengan Kota Ichinoseki, Jepang. Salah satu kerja sama yang dibidik yakni pengiriman 100 pekerja muda setiap tahun.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bima, A Rahman (Aji Man), saat menyambut kunjungan Wali Kota Ichinoseki Yoshihito Sato bersama rombongan di Kota Bima, Senin (5/10/2026).
"Untuk mewujudkan ini, Pemkot Bima akan menyiapkan Rp 2,5 miliar pada 2027 untuk subsidi pelatihan bagi anak muda Kota Bima yang akan bekerja di Jepang melalui Nichini Kaigo School," kata Aji Man.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, program tersebut merupakan upaya pemerintah memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
"Target kami minimal 100 anak muda Kota Bima bisa dikirim ke Jepang setiap tahun dengan jaminan keamanan, perlindungan dan hak-hak yang layak," tutur dia.
Kerja sama Bima dan Ichinoseki tidak hanya menyasar bidang ketenagakerjaan. Pemkot Bima berharap kerja sama diperluas ke sektor pendidikan, UMKM, perdagangan, investasi, pertanian, perikanan, pengolahan pangan, lingkungan, dan pengelolaan sampah.
"Kami ingin membangun hubungan yang saling menguntungkan. Anak-anak muda Kota Bima mendapat kesempatan untuk belajar dan bekerja di Jepang. Sementara masyarakat dan dunia usaha di Ichinoseki mendapat mitra yang baik dari Kota Bima," tukas Aji Man.
Wali Kota Ichinoseki Yoshihito Sato mengatakan Jepang tengah menghadapi tantangan penurunan jumlah penduduk. Kondisi itu berdampak pada minimnya tenaga kerja di berbagai sektor.
"Oleh karena itu, saat ini Jepang khususnya Kota Ichinoseki sangat membutuhkan tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia," ujarnya.
Sato mengatakan Pemerintah Kota Ichinoseki telah membentuk pusat dukungan khusus tiga tahun lalu. Pusat tersebut ditujukan agar warga negara asing dapat hidup aman, nyaman, dan berperan aktif selama berada di Ichinoseki.
"Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pemuda-pemudi asal Kota Bima yang nantinya bekerja di Ichinoseki dalam jangka panjang," tandasnya.
Sato bersama rombongan tiba di Kota Bima pada Senin (5/10/2026). Dia dijadwalkan berada di Kota Bima selama tiga hari, yakni 5-7 Oktober 2026.