Dua penerbangan di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dibatalkan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, hari ini. Pembatalan dilakukan oleh pihak maskapai karena adanya abu vulkanik.
Maskapai yang membatalkan penerbangan tersebut adalah Wings Air untuk rute Labuan Bajo-Ende dan Labuan Bajo-Bajawa.
"Batal karena abu vulkanik," kata Humas Bandara Internasional Komodo, Marwa, Sabtu (6/6/2026).
Meski demikian, penerbangan dengan rute lain di Bandara Internasional Komodo masih berjalan normal. Marwa menyebut abu vulkanik tidak terdeteksi di area bandara.
"Bandara Komodo hasil paper testnya negatif," kata Marwa.
Menurutnya, abu vulkanik kemungkinan terdeteksi di wilayah bandara tujuan penerbangan.
Sementara itu, Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pada Sabtu pagi pukul 10.07 Wita. Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 3.084 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, Herman Yoseph S Mboro, mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebaran abu vulkanik condong ke barat dan barat laut.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22.2 mm dan durasi ± 3 menit 48 detik," ujar Herman dalam keterangan resmi, Sabtu.
Simak Video "Video: Penerbangan Batal Imbas Perang Iran, WNA di Bali Bingung Cari Alternatif Pulang"
(dpw/dpw)