Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup sementara imbas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Selasa (16/6/2026) pukul 08.17 Wita. Sebanyak empat penerbangan terdampak.
Kepala Bandara Frans Seda Maumere, Partahian Panjaitan, mengatakan penutupan sementara diberlakukan hingga Rabu (17/6/2026) pukul 06.00 Wita. Hal itu sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik terhadap keselamatan penerbangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Bandara Frans Seda Maumere, Partahian Panjaitan, mengatakan bandara ditutup sementara hingga besok pagi, Rabu (17/6/2026) imbas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur.
"Hari ini 16 Juni 2026 operasi penerbangan di Bandara Frans Seda Maumere ditutup sementara sampai 17 Juni 2026 pukul 06.00 Wita," kata Partahian saat dikonfirmasi detikBali, Selasa.
Partahian mengatakan akibat dari penutupan bandara, 4 penerbangan yang sudah dijadwalkan dibatalkan. Penerbangan yang terdampak yakni maskapai Wing Air dengan rute Maumere-Kupang, Kupang-Maumere, Makassar-Maumere, dan Maumere-Makassar.
Sementara, Gunung Lewotobi Laki-laki meletus pagi ini pukul 08.17 Wita. Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki,Fransiskus Xaverius Masan menyebut letusan dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 2.584 meter di atas permukaan laut (mdpl).
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 44.4 mm dan durasi ± 1 menit 37 detik," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa.
Fransiskus mengimbau Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
"Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya," imbuhnya.
Fransiskus mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki agar mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
"Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan," tandasnya.