detikBali

Sensus Ekonomi 2026, BPS Klungkung Bakal Data Semua Pengusaha Online

Terpopuler Koleksi Pilihan

Sensus Ekonomi 2026, BPS Klungkung Bakal Data Semua Pengusaha Online


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Kepala BPS Klungkung Anak Agung Gede Dirga Kardita. Fatih Kudus Jaelani/detikBali.
Foto: Kepala BPS Klungkung Anak Agung Gede Dirga Kardita. (Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Klungkung -

Badan Pusat Statistik (BPS) Klungkung bersiap menjalankan sensus ekonomi 2026. Di samping mendata semua jenis usaha, BPS juga akan mendata sosial ekonomi masyarakat. Meningkat pesatnya jumlah pengusaha online saat ini disebut sebagai tantangan utama sensus ekonomi.

"Yang menarik di 2026 ini, tantangannya berbeda dengan tahun sebelumnya. Banyak sekali usaha tak kasat mata, maya, dan itu tidak tercatat sebelumnya. Sensus ekonomi 2016 kan hal itu belum terlihat terlalu tinggi. Sekarang kan sudah tinggi sekali. Dan itu susah mencatatnya," kata Kepala BPS Klungkung Anak Agung Gede Dirga Kardita kepada detikBali, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Sensus Ekonomi 2026, Dirga harus mendata pengusaha online yang jumlahnya diperkirakan sekitar 30 sampai 40 persen dari total pengusaha di Klungkung. Untuk itu petugas sensus harus bekerja ekstra, mendeteksi keberadaan usaha di dunia maya tersebut.

"Tetapi dengan dukungan pemkab, dan asosiasi pengusaha yang sudah saya datangi di Klungkung, saya yakin kita bisa menghasilkan data terbaik dari sensus ekonomi 2026 ini," terang Dirga.

ADVERTISEMENT

Selain itu, ia juga berharap agar seluruh pengusaha memberikan data terbaik pada petugas sensus. Dirga mengatakan akan ada dampak signifikan pada hasil pendataan jika pengusaha tidak membantu memberikan data terbaik.

"Data itu base perencanaan pembangunan.Sensus ekonomi menjadi perhitungan pertumbuhan ekonomi. Ini juga akan menjadi gambaran dasar bagi para investor. Ketika kita tidak bisa menyajikan data dengan baik. Investor pun akan ragu datang," terangnya.

Sensus ekonomi 2026 sendiri akan dilakukan selama empat bulan dari Mei sampai Agustus 2026. "Petugas sensus kita perkirakan sekitar 162 petugas. Untuk rekrutmen kami sudah mulai mendekati desa. Karena banyak pemuda potensial di desa," pungkasnya.




(hsa/hsa)










Hide Ads