detikBali

83.827 Orang Masuk Bali via Gilimanuk, Puncak 29 Maret

Terpopuler Koleksi Pilihan

83.827 Orang Masuk Bali via Gilimanuk, Puncak 29 Maret


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Petugas memeriksa penumpang saat tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Rabu (25/3/2026).
Petugas memeriksa penumpang saat tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Rabu (25/3/2026). (Foto: I Putu Adi Budiastrawan/detikBali)
Jembrana -

Arus balik Lebaran 2026 menuju Pulau Dewata mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Sebanyak 83.827 orang tercatat telah memasuki Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, hingga H+2 Lebaran.

Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang-Gilimanuk, puluhan ribu orang tersebut menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur. Selain penumpang, volume kendaraan juga terpantau tinggi, dengan rincian 14.951 unit sepeda motor dan 8.684 unit mobil pribadi yang telah tiba di Bali.

Manajer Usaha PT ASDP Gilimanuk, Didi Juliansyah, mengungkapkan lonjakan penumpang terjadi pada puncak arus balik periode pertama, yakni Selasa (24/3/2026) atau H+2. Pada periode tersebut, jumlah penumpang meningkat 10,7 persen dibandingkan tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+2 mencapai 45.615 orang, naik dari realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 41.189 orang," ungkap Didi saat dikonfirmasi detikBali, Rabu (25/3/2026).

Pada H+2, tercatat sebanyak 192 trip kapal dioperasikan untuk melayani penyeberangan. Jumlah kendaraan yang melintas pada hari itu mencapai 8.417 unit sepeda motor dan 4.876 unit mobil pribadi.

ADVERTISEMENT

ASDP memprediksi gelombang arus balik menuju Bali akan terjadi dalam beberapa tahap. Setelah lonjakan pada 24 Maret, puncak arus balik berikutnya diperkirakan terjadi pada akhir pekan ini.

"Sesuai prediksi Wakil Direktur Utama ASDP, puncak arus balik akan terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Secara umum, kepadatan akan mulai terasa sejak tanggal 27 sampai 29 Maret mendatang," jelas Didi.

Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan

Untuk mengantisipasi antrean panjang, ASDP telah menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya penerapan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB). Pola ini diharapkan dapat mempercepat durasi bongkar muat kapal di dermaga.

Sebanyak 55 kapal telah disiagakan untuk melayani lintasan Ketapang-Gilimanuk. Dalam kondisi harian, produksi kapal yang beroperasi berkisar antara 28 hingga 32 armada.

"Pengoperasian jumlah kapal harian ditentukan dari pola operasi, mulai dari kategori Normal, Padat, hingga Sangat Padat," imbuh Didi.

ASDP juga mengimbau pengguna jasa agar tidak membeli tiket secara mendadak di pelabuhan. Calon penumpang diminta memanfaatkan aplikasi Ferizy atau situs resmi trip.ferizy.com yang sudah bisa diakses sejak 60 hari sebelum keberangkatan.

"Kerja sama pengguna jasa dalam memesan tiket jauh-jauh hari sangat membantu kami mencegah terjadinya penumpukan atau kepadatan di area pelabuhan," pungkas Didi.




(dpw/dpw)











Hide Ads
LIVE