Pengemudi ojek online akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) pada Lebaran 2026. Penyaluran ditargetkan paling lambat sebelum H-7 Idul Fitri.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan bonus hari raya (BHR) untuk ojol telah dilakukan komunikasi secara intensif dengan para aplikator. Jumlah pengemudi yang diberikan BHR sekitar 850.000 orang dengan total anggaran Rp 220 miliar.
"Jumlah yang diberikan BHR tahun 2025 mencakup kepada sekitar 850.000 mitra penerima atau pengemudi dengan nilai total Rp 220 miliar," kata Airlangga dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Airlangga menyebut jumlah anggaran itu meningkat dibandingkan tahun lalu. Penerimanya juga lebih banyak.
"Meningkat dua kali dan penerimanya juga menerima masing-masing 400.000," imbuhnya.
"Kami mendorong penyaluran dilakukan lebih awal H-14 atau paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri," tambahnya.
(mud/mud)










































