Laporan Khusus Pengemis

Mengharap Uang dari Warga Jembrana

I Putu Adi Budiastrawan - detikBali
Jumat, 14 Apr 2023 16:29 WIB
Halaman ke 1 dari 2
Aksi pengemis meminta-minta di salah satu toko di wilayah Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Minggu (19/2/2023). (I Putu Adi Budiastrawan/detikBali).
Jembrana -

Seorang perempuan berpakaian lusuh menggendong anak di depan swalayan di Kecamatan Negara, Jembrana, Bali. Sesekali, anak tersebut turun dari gendongan perempuan itu untuk mengejar orang yang keluar maupun lewat depan swalayan. Mengemis demi mendapatkan uang.

Beberapa pengunjung swalayan yang iba melihat anak itu langsung memberikan uang. Tak sedikit juga yang menawarkan untuk dibelikan makan atau minuman. Namun, ada juga yang risih dengan pengemis itu.

Salah satu pengunjung swalayan yang risih dengan pengemis adalah Komang Tri Ariastini. Perempuan berusia 34 tahun itu risih lantaran pengemis kerap mengikutinya meski dia tidak memberikan uang.

"Namun, karena kasihan juga, jadi saya kasih," tutur Ariastini kepada detikBali, Minggu (19/3/2023).

Menurut Ariastini, para pengemis itu juga meminta-minta di sejumlah tempat seperti supermarket. Peminta-minta itu juga bisa ditemukan di tempat ramai lainnya di Jembrana.

Menurut pantauan detikBali, di depan swalayan di Negara terdapat dua perempuan dengan dua anak yang mengemis. Pengemis juga bisa ditemukan di sekitar Pasar Umum Negara. Empat anak kerap mengiba di sana.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jembrana I Made Leo Agus Jaya menuturkan pengemis di Jembrana sebagian besar berasal dari Karangasem. Satpol PP sering menangkap dan memulangkan mereka ke daerah asalnya.

Masalahnya, para pengemis itu balik lagi ke Jembrana. "Hanya beberapa hari, mereka muncul lagi," ungkapnya.

Tak jarang para pengemis itu kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP. Mereka lari ke permukiman saat dikejar Satpol PP.




(BIR/gsp)
HALAMAN SELANJUTNYA
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork