Waspada Pengemis Musiman-Jukir Liar di Pemakaman Surabaya Selama Ramadan

Waspada Pengemis Musiman-Jukir Liar di Pemakaman Surabaya Selama Ramadan

Aprilia Devi - detikJatim
Jumat, 20 Feb 2026 12:45 WIB
Pengemis musiman di TPU Ngagel Rejo.
Pengemis musiman di TPU Ngagel Rejo. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Fenomena pengemis musiman dan juru parkir (jukir) liar kembali marak di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Surabaya saat Ramadan 2026. Kondisi ini kerap dikeluhkan peziarah karena dinilai mengganggu kenyamanan dan ketertiban saat berdoa di area makam.

Di beberapa TPU, sejumlah orang terlihat meminta-minta di sekitar area makam. Tidak hanya itu, ada pula jukir liar yang memanfaatkan momen ramainya peziarah untuk menarik pungutan tanpa karcis resmi.

Salah satu warga Surabaya, Rina (23) mengeluhkan maraknya pengemis di makam saat Ramadan ini. Menurutnya, pengemis itu bahkan terus mengikuti dia selama berada di area makam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ziarah di TPU Ngagel Rejo, ada pengemis ngikutin saya minta uang Rp2 ribu, katanya biar dapat pahala buat bekal (di akhirat)," ujar Rina kepada detikJatim, Jumat (20/2/2026).

Pengemis yang berada di area tersebut mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lansia.

ADVERTISEMENT

"Mereka ada yang berjajar gitu, nunggu peziarah datang, lalu minta-minta," bebernya.

Sementara itu, Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pendampingan bersama instansi terkait untuk menertibkan aktivitas tersebut.

"Kita lakukan pendampingan kepada Dishub dan Satpol PP Surabaya untuk menindak dengan tipiring," kata Erika.

Ia menegaskan, praktik mengemis dan parkir liar di kawasan makam tidak dibenarkan karena berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk saat Ramadan ketika jumlah peziarah meningkat.

Erika pun menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat. Pertama, masyarakat diminta tidak meminta-minta atau mengemis di area makam/TPU dan tidak mengganggu kegiatan peziarah yang sedang berdoa.

"Kami imbau peziarah juga tidak memberikan uang atau barang apapun kepada peminta-minta/pengemis," imbaunya.

Masyarakat juga diminta tidak berjualan di area makam atau TPU demi menjaga ketertiban bersama.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads