Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, menyerap aspirasi dan keluhan warga melalui Kumpul Bersama Masyarakat di Warung Kopi Wijaya, Banjar Tunggal Sari, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Rabu (21/10/2026). Sejumlah persoalan mencuat, mulai dari kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), pengaturan lalu lintas hingga pengelolaan sampah.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.20-10.16 Wita itu dihadiri sekitar 30 warga, Kapolsek Kota Tabanan, Kasat Intelkam, KBO Binmas, Kasi Propam, Kasi Humas Polres Tabanan, Perbekel Dauh Peken, kepala wilayah, serta tokoh masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayu Pati dalam suasana pantai berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Bayu Pati menegaskan komunikasi langsung dengan masyarakat penting untuk mengetahui persoalan di lapangan sekaligus mencari solusi bersama.
"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin masyarakat merasa nyaman menyampaikan aspirasi maupun keluhan. Setiap masukan akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing," ujar Bayu Pati.
Warga dalam diaolg tersebut, menyoroti kelangkaan BBM dan pengalihan arus lalu lintas dari Jalan Gajah Mada menuju Jalan Melati. Pengalihan itu dikhawatirkan memicu kepadatan saat pelaksanaan Salat Jumat maupun hari besar umat Muslim di Masjid Agung Al-Mujahidin, Banjar Tunggal Sari.
Selain itu, warga menyampaikan persoalan pengelolaan sampah, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dinamika menjelang pemilihan perbekel, serta keberadaan Koperasi Merah Putih.
"Kami berharap dialog terbuka seperti ini dapat memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," pungkasnya.