detikBali

Membincang Buku 'My Neighbour, The Dictator' Karya Tari Lang di UWRF 2026

Terpopuler Koleksi Pilihan

Membincang Buku 'My Neighbour, The Dictator' Karya Tari Lang di UWRF 2026


Aryo Mahendro - detikBali

Konferensi pers Ubud Writers and Readers Festival di Ubud, Gianyar, Rabu (21/10/2026). (Foto: Aryo Mahendro/detikBali).
Konferensi pers Ubud Writers and Readers Festival di Ubud, Gianyar, Rabu (21/10/2026). (Foto: Aryo Mahendro/detikBali).
Gianyar -

Tari Lang bakal membedah proses kreatif penulisan bukunya berjudul My Neighbour, The Dictator pada acara inti Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2026, Kamis (22/10). Buku tersebut adalah sebuah memoar berlatar gejolak politik dan tragedi berdarah di Indonesia pada 1965.

Buku My Neighbour, The Dictator karya Tari Lang juga telah terbit dalam bahasa Indonesia dengan judul 'Rumah dengan Pintu Biru'. Buku itu bercerita tentang kehidupan Tari Lang yang seketika berubah saat Orde Baru mulai berkuasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari sudut pandang saya saat usia 14 tahun, sebagai saksi mata di Jakarta. Ibu saya dari Jawa, bapak saya dari Inggris. Orang tua saya tahanan politik," kata Tari saat konferensi pers UWRF di Ubud, Gianyar, Bali, Rabu (21/10/2026).

Diketahui, orang tua Tari menduduki jabatan penting di era Soekarno. Mereka ditangkap tanpa pengadilan saat Soeharto mengambil alih kekuasaan. Pengalaman-pengalaman selama prahara 1965 itulah yang kemudian dibahas dalam memoar tersebut.

ADVERTISEMENT

"Tahun itu, saya tinggal di Menteng, bertetangga dengan para jendral dan petinggi militer. Tugas saya menyediakan rumah dengan pintu warna biru untuk melindungi orang-orang dari kekacauan itu," imbuh Tari yang kini tinggal di Edinburgh dan menikah dengan seorang Skotlandia.

Pendiri Ubud Writers and Readers Festival Janet De Neefe mengatakan masih banyak sesi acara dalam festival literasi tahunan itu. Selain ajang promosi buku, UWRF juga dirangkai dengan sesi bincang atau talk show dengan para penulis.

"Setiap penulis membawa topiknya masing-masing," kata Janet.

Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 bakal berlangsung pada 21-25 Oktober. Festival literasi tahunan ini dihelat di Taman Baca Ubud, Jalan Raya Sanggingan, Kedewatan, Ubud, Gianyar, Bali.

UWRF 2026 mengusung tema Samarasā: Awareness. Empathy. Action. Tema tersebut mengajak peserta memahami dunia dengan lebih jernih, terhubung dengan pengalaman orang lain, lalu mengubah pemahaman itu menjadi tindakan.

Festival literasi yang memasuki penyelenggaraan ke-23 ini dirangkai dengan bincang-bincang bersama penulis, diskusi panel, peluncuran buku, workshop, hingga pertunjukan seni. Lebih dari 150 penulis, pemikir, jurnalis, seniman, hingga penyair dari berbagai negara akan hadir dalam rangkaian acara yang berlangsung selama lima hari tersebut.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads