Calon Pengantin di Klungkung Gantung Diri Jelang Menikah

Sui Suadnyana, Fatih Kudus Jaelani - detikBali
Minggu, 11 Okt 2026 18:00 WIB
Foto: Ilustrasi gantung diri. (Mindra Purnomo/detikcom)
Klungkung -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Calon pengantin pria di Banjar Kaleran, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, I Made Ariandana (28), mengakhiri hidup jelang menikah. Ia ditemukan tewas gantung diri, Minggu (11/10/2026) dini hari.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, mengatakan Ariandana diduga nekat mengakhiri hidup diduga karena tertekan memikirkan acara pernikahannya.

Ariandana awalnya terbangun sekitar pukul 01.00 Wita. Ia sempat menemui ibunya dan mengeluh kebingungan serta tertekan memikirkan persiapan acara pernikahan yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama.

"Sebelum kejadian, korban sempat membangunkan ibunya dan meminta dibuatkan pisang goreng untuk keluarga serta tetangga yang membantu persiapan acara pernikahan," ujar Dewa Alit, Minggu (11/10/2026).

Setelah sang ibu pergi ke dapur untuk membuatkan camilan, Ariandana masuk ke kamar ibunya. Petaka baru terungkap sekitar pukul 03.00 Wita ketika paman korban, I Ketut Selamet (44), masuk ke kamar tersebut. Selamet terkejut menemukan Ariandana sudah tergantung di atas bingkai pintu.

Keluarga yang panik langsung memotong selendang dan melarikan Ariandana ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung. Berdasarkan pemeriksaan medis dokter RSUD Klungkung Ni Kadek Arsa Utami, Ariandana dinyatakan telah meninggal dunia.

"Hasil pemeriksaan dokter menemukan adanya bekas jeratan tali kain di leher korban dari bagian depan hingga belakang. Dugaannya murni karena gantung diri," jelas Dewa Alit.

Menurut Dewa Alit, berdasarkan keterangan saudara kandung Ariandana, I Gede Juniarta, korban diduga memiliki beban psikologis karena diduga terlalu memikirkan sendiri rangkaian acara pernikahan tersebut. Padahal, keluarga, tetangga hingga warga setempat sebenarnya sudah bergotong royong membantu seluruh persiapan upacara.

Jenazah Ariandana kini masih dititipkan di RSUD Klungkung. Sementara Polsek Banjarangkan dan Unit Identifikasi Polres Klungkung telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengidentifikasi jenazah.

"Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk melakukan upaya hukum yang disertai dengan surat pernyataan resmi," terang Dewa Alit.



Simak Video "Video: Anggota Polda Sulbar Tewas Tergantung Diduga gegara Cinta Tak Direstui"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork