Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung memastikan seluruh desa dan kelurahan memiliki Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri seiring dengan diluncurkannya program Wajib Belajar (Wajar) 1 Tahun Prasekolah. Program tersebut diresmikan dalam ajang "Gebyar Mahottama" di Lapangan Umum Dawan, Kecamatan Dawan, Sabtu (3/10/2026) pagi.
Acara berlangsung meriah dengan semangat anak-anak di lapangan. Mereka berkumpul, bermain, dan menyambut bersama Gebyar Wajar 1 Tahun prasekolah di Bumi Serombotan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di saat yang sama, ratusan siswa mengikuti Lomba Cerdas Cermat, Lomba Mewarnai tingkat TK dan SD, hingga Jalan Sehat Kolaborasi lintas jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Klungkung, I Ketut Sujana, mengungkapkan bahwa sejauh ini terdapat total 123 TK, baik negeri maupun swasta, yang beroperasi di Klungkung.
"Kemudian sampai 2026, kami sudah menjadikan 59 TK swasta menjadi negeri. Sehingga target 1 desa satu TK Negeri sudah terpenuhi. Jadi tidak ada alasan lagi masyarakat tidak memasukkan anaknya ke TK sebelum SD," terang Sujana pada detikBali.
Meski demikian, Sujana menegaskan bahwa kebijakan Wajar 1 Tahun Prasekolah ini tidak bersifat kaku.
"Namun bukan berarti, Wajar 1 tahun ini membuat anak tidak diterima di SD jika belum mengenyam pendidikan anak usia dini," imbuhnya.
Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya meresmikan "Gebyar Mahottama" yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Bupati Satria menekankan pentingnya PAUD sebagai fondasi krusial pembentukan karakter dan kemampuan dasar anak, khususnya usia 5 hingga 6 tahun.
"Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, saya optimis cita-cita Wajar 1 Tahun Prasekolah dapat diwujudkan demi melahirkan generasi emas Kabupaten Klungkung yang cerdas, mandiri, berdaya, berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan," ujar Satria.
Korwil Dawan Disdikpora Klungkung Dewa Ayu Sri Pudjiastuti melaporkan kegiatan ini melibatkan total 1.887 orang peserta dan pendidik dari berbagai jenjang.
Ia merinci, total peserta sebanyak 1.330 orang, yang terdiri atas 510 murid TK, 500 murid SD, 270 murid SMP, dan 50 siswa SMA.
"Kegiatan ini juga dihadiri oleh 357 pendidik dan tenaga kependidikan TK dan SD se-Kecamatan Dawan, sehingga total keseluruhan peserta mencapai 1.887 orang," pungkasnya.