detikBali

Senangnya Ibu Hamil di Tabanan Bisa Obati Ngidam Naik Mobil Damkar

Terpopuler Koleksi Pilihan

Senangnya Ibu Hamil di Tabanan Bisa Obati Ngidam Naik Mobil Damkar


Sui Suadnyana, Krisna Pradipta - detikBali

Ibu hamil, Ni Putu Lilik Mas Juliantari, mengobati ngidam naik mobil damkar di Kantor Damkar Tabanan, Minggu (20/9/2026). (Istimewa)
Foto: Ibu hamil, Ni Putu Lilik Mas Juliantari, mengobati ngidam naik mobil damkar di Kantor Damkar Tabanan, Minggu (20/9/2026). (Istimewa)
Tabanan -

Ibu hamil di Tabanan, Bali, Ni Putu Lilik Mas Juliantari, mengidam naik mobil pemadam kebakaran (damkar). Perempuan yang tinggal di Banjar Jagatamu, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, itu begitu senang kala rasa ngidamnya terobati.

Keinginan Lilik untuk naik mobil damkar muncul secara spontan pada Sabtu (19/9/2026). Rasa ngidam itu muncul saat Lilik sedang bekerja. Keinginannya Lilik untuk naik mobil pengakut air itu begitu kuat.

"Saat sedang kerja tiba-tiba pengen sekali naik mobil damkar. Saya langsung telepon suami dan bilang ingin naik mobil damkar," tutur perempuan yang tengah hamil enam bulan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keinginan Lilik itu muncul secara tiba-tiba. Padahal, ia sebelumnya tidak memiliki pengalaman maupun hubungan khusus dengan mobil damkar. Suami Lilik pun kaget dengan keinginan tersebut.

ADVERTISEMENT

Rasa ngidam Lilik akhirnya diupayakan keluarga. Kebetulan, Lilik memiliki ipar sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Tabanan. Keluarga akhirnya meminta bantuan kepada yang bersangkutan agar keinginan Lilik bisa diwujudkan.

Ibu hamil, Ni Putu Lilik Mas Juliantari, berfoto di salah satu mobil damkar di Kantor Damkar Tabanan, Minggu (20/9/2026). (Istimewa)Foto: Ibu hamil, Ni Putu Lilik Mas Juliantari, berfoto di salah satu mobil damkar di Kantor Damkar Tabanan, Minggu (20/9/2026). (Istimewa)

Kesempatan Lilik untuk naik mobil damkar akhirnya datang sehari kemudian, Minggu (20/9/2026). Lilik bersama suaminya mendatangi Kantor Damkar Tabanan di Desa Gubug, Kecamatan Kerambitan, sekitar pukul 14.00 Wita.

Tiba di lokasi, Lilik mendapat sambutan ramah dari para petugas. Petugas bahkan mempersilakan Lilik mencoba naik ke sejumlah mobil damkar. Ia juga sempat ditawari berkeliling menggunakan mobil tersebut.

"Saya tidak mau keliling karena merasa tidak enak, tetapi saya sudah sangat senang bisa naik mobil damkar dan duduk di dalam mobil. Sudah senang sekali," ujar Lilik.

Pengalaman singkat naik mobil damkar akan menjadi kenangan Lilik selama masa kehamilan. Lilik bahkan senang jika anak yang dilahirkan nanti mempunyai cita-cita menjadi petugas damkar.

"Astungkara, nanti kalau rezeki, kalau anaknya sudah besar, semoga jadi petugas damkar," harap perempuan berusia 25 tahun ini.



(hsa/hsa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads