Jenazah Komang Tedy Arsa Biantara Putra, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Perancak, Jembrana, yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Guyana dijadwalkan tiba di Bali pada Senin (21/9/2026). Jenazah diterbangkan dari negara penempatan sejak pertengahan September.
Kepala Bidang (Kabid) Penempatan, Pelatihan Produktivitas, dan Transmigrasi (P3T) Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana, I Putu Agus Arimbawa, menjelaskan jenazah Komang Tedy diberangkatkan dari negara penempatan pada 18 September 2026. Almarhum menjalani beberapa kali transit sebelum mendarat di Tanah Air.
"Ada transit di beberapa negara, seperti Dubai, Istanbul, dan bakal mendarat di Jakarta pada tanggal 20 September 2026 sekitar pukul 15.13 Wita," ungkap Arimbawa saat ditemui detikBali, Minggu (20/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk rute Jakarta menuju Bali, kata Arimbawa, pengiriman kargo jenazah saat ini tengah dipersiapkan. Jika penerbangan sesuai pesanan maskapai, kargo diperkirakan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Senin (21/9/2036) subuh.
"Diperkirakan tiba di Bali tanggal 21 September besok sekitar pukul 04.40 Wita. Jadi rencananya kami bersama keluarga melakukan penjemputan besok pagi karena jarak dan waktu. Yang jelas tiba di Indonesia (Bali) itu tanggal 21 September," ujar Arimbawa.
Arimbawa membeberkan tercatat ada sekitar 7 PMI asal Jembrana yang meninggal dunia di negara penempatan sepanjang 2026. Sebagian besar dari mereka mengembuskan napas terakhir akibat kondisi kesehatan yang menurun.
"Rata-rata meninggal ini karena sakit, kebanyakan strok. Ini bukan masalah di medical check-up awal karena mereka sudah beberapa tahun di sana dan kesehatan mulai bermasalah saat bekerja. Jadi kamj akan sosialisasikan dan tekankan kepada calon PMI agar selalu menjaga kondisi fisiknya," tegas Arimbawa.
Diberitakan sebelumnya, nasib nahas menimpa I Komang Tedy Arsa Biantara Putra saat hendak menuju lokasi tempatnya bekerja di Negara Guyana, Amerika Selatan. Tedy meninggal dunia akibat kecelakaan maut di Jalan Raya Timehri pada Jumat (27/2/2026) dini hari waktu setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu baru saja dijemput oleh pihak perusahaan dari bandara menggunakan mobil travel bersama rombongan. Selain Tedy, kecelakaan tragis tersebut juga menewaskan satu WNI lainnya di lokasi kejadian, yakni Edy Ansyori Sukri.