detikBali

Pemkab Badung Coba Gelar CFD di Jalan Teuku Umar Barat

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pemkab Badung Coba Gelar CFD di Jalan Teuku Umar Barat


Sui Suadnyana, Fabiola Dianira - detikBali

Uji coba CFD perdana di di Jalan Teuku Umar Barat, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Minggu (30/8/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Foto: Uji coba CFD perdana di di Jalan Teuku Umar Barat, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Minggu (30/8/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Badung -

Uji coba Car Free Day (CFD) pertama dilakukan di Jalan Teuku Umar Barat, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Minggu (30/8/2026). Uji coba dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.

Uji coba CFD digelar mulai pukul 06.00 hingga 08.00 Wita di ruas Jalan Teuku Umar Barat, mulai dari kawasan Bali Kiddy School hingga lampu merah Jalan Tangkuban Perahu. Arus lalu lintas dari arah Denpasar menuju Badung dialihkan melalui Jalan Persada dan Jalan Tangkuban Perahu selama pelaksanaan uji coba CFD.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan lokasi tersebut dinilai strategis untuk CFD karena dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Saya melihat bahwa dari tata letak ini sangat strategis sekali untuk satu adalah memberikan ruang kepada masyarakat untuk melakukan wellness, untuk kegiatan olahraga. Dan yang kedua, ada peluang buat UMKM kita," ujar Adi Arnawa saat ditemui di lokasi CFD, Minggu (30/8/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Adi Arnawa, CFD juga dapat menjadi alternatif ruang terbuka bagi masyarakat di kawasan tersebut. Sebab, ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan masyarakat dinilai masih terbatas.

"Di sisi lain masyarakat juga bisa menikmati dengan lapang. Karena bagaimanapun juga, kalau saya lihat di seputar ini kan sangat susah sekali mencari ruang terbuka hijau," imbuh mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Badung itu.

Meski demikian, Adi Arnawa menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi. Pemkab Badung akan melakukan penataan terhadap beberapa bangunan yang dinilai kumuh di sekitar lokasi serta mengkaji pelebaran pedestrian. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung diminta mempercantik kawasan tersebut agar lebih layak menjadi ruang publik.

"Pelebaran pedestrian lagi karena masih ada space untuk kami melakukan pelebaran. Termasuk juga saya sudah perintahkan Kadis DLHK untuk juga melakukan beautifikasi nanti ke depan di sini sehingga benar-benar tempat ini menjadi tempat yang layak untuk kita buat jalan-jalan sambil olahraga," ucap Adi Arnawa.

Terkait UMKM, Adi Arnawa mengatakan jumlah lapak yang nantinya ditempatkan di kawasan CFD masih menyesuaikan dengan kepastian panjang ruas jalan yang akan digunakan. Pemkab Badung juga memastikan tidak akan memungut biaya dari pelaku UMKM untuk membuka lapak di lokasi tersebut.

Adi Arnawa menegaskan Pemkab Badung akan terus melakukan evaluasi sebelum menetapkannya sebagai kegiatan rutin. "Kalau memang ini sudah fix, udah bagus, kira-kira sudah enggak ada masalah, saya akan tetapkan setiap hari Minggu kita akan melaksanakan Car Free Day di tempat ini," jelasnya.

Tak hanya untuk CFD, Adi Arnawa juga membuka peluang kawasan tersebut dimanfaatkan sebagai lokasi perayaan malam tahun baru bagi masyarakat. Walhasil, akan terdapat opsi perayaan pergantian tahun selain di pantai.



(iws/iws)









Hide Ads