Belasan hektare lahan di Kabupaten Karangasem, Bali, hangus terbakar dalam dua hari terakhir. Kebakaran tersebar di dua kecamatan, yaitu Abang dan Kubu.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem, I Made Suartika mengungkapkan petugas damkar harus menempuh jarak yang cukup jauh saat melakukan penanganan kebakaran tersebut. Menurutnya, kebakaran lahan terjadi pada empat titik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua hari yang lalu kami melakukan penanganan satu titik, kemarin ada tiga titik. Bahkan kebakaran kemarin penanganannya baru selesai dini hari tadi," kata Suartika, Sabtu (29/8/2026).
Suartika mengatakan luas lahan terbakar yang ditangani selama dua hari mencapai 17,6 hektare. Ia menyebut api bisa dipadamkan sebelum merembet ke pemukiman dan kebun milik warga di dekat titik kebakaran.
Selain kebakaran lahan, Damkar Karangasem juga menerima laporan adanya kebakaran sampah di sebelah Pura Goa Raja, Besakih, pada Jumat (28/8). Masyarakat setempat sempat waswas kobaran api menjalar ke bangunan pura di sebelahnya.
"Kebakaran sampah di sebelah Pura Goa Raja, Besakih, penanganannya juga dibantu oleh Damkar Klungkung karena jaraknya lebih dekat," ujar Suartika.
Hingga kini petugas dan armada Damkar Karangasem masih bersiaga mengingat potensi kebakaran lahan masih bisa terjadi. Terlebih, beberapa lahan di Kecamatan Kubu dan Abang sangat kering saat kemarau seperti sekarang.
Suartika mengimbau warga agar selalu berhati-hati jika menyalakan api, terutama di lokasi yang ditumbuhi ilalang kering atau sejenisnya. "Kami selalu standby 24 jam, begitu ada laporan kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan. Semoga saja tidak ada kebakaran lagi," imbuhnya.