Sandhya Suraj Gaikwad tengah berjuang untuk hidup setelah keluarganya menduga sarung tangan bedah dan tisu tertinggal di dalam perutnya. Perempuan berusia 19 tahun itu sebelumnya diketahui menjalani operasi caesar di rumah sakit distrik Beed, Maharashtra, India, pada 1 Agustus 2026.
Dilansir dari detikHealth, Sandhya awalnya diperbolehkan pulang empat hari setelah menjalani operasi caesar. Namun, beberapa hari kemudian, ia mengalami sakit perut hebat yang tak tertahankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi perempuan India itu kabarnya terus memburuk. Keluarga pun membawanya ke sebuah rumah sakit swasta. Dokter di sana disebut menemukan benda asing di dalam perut Sandhya.
Lantaran kondisinya kritis, Sandhya dibawa ke Pune untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Keluarga menyebut Sandhya kemudian menjalani operasi di Sassoon Hospital, Pune. Dalam operasi tersebut, dokter menemukan dan mengeluarkan sarung tangan bedah serta tisu dari dalam perutnya.
Suami Sandhya, Suraj Gaikwad, menduga kondisi istrinya terjadi akibat kelalaian saat menjalani operasi caesar pertama. Saat ini, Sandhya masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kondisi istri saya yang menyakitkan ini terjadi hanya karena kelalaian dokter," kata Suraj seperti diberitakan media lokal India.
Tindakan paling tegas harus diberikan kepada dokter yang bertanggung jawab," imbuhnya.
Ibu Sandhya juga membeberkan kondisi putrinya setelah menjalani operasi. Menurutnya, Sandhya mengalami muntah-muntah setelah operasi dan kondisi tersebut telah disampaikan kepada perawat di rumah sakit distrik Beed. Hingga kini, Sandhya masih menjalani perawatan.
Artikel ini telah tayang di detikHealth. Baca selengkapnya di sini!