detikBali

Bupati Klungkung Minta Pembangunan Merata hingga Nusa Penida

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bupati Klungkung Minta Pembangunan Merata hingga Nusa Penida


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Bupati Klungkung I Made Satria memimpin apel peringata HUT Provinsi Bali ke-68 di alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, Bali, Jumat (14/8/2026). (Dok. Humas Pemkab Klungkung).
Foto: Bupati Klungkung I Made Satria memimpin apel peringata HUT Provinsi Bali ke-68 di alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, Bali, Jumat (14/8/2026). (Dok. Humas Pemkab Klungkung)
Klungkung -

Bupati Klungkung I Made Satria meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali merealisasikan pemerataan pembangunan secara nyata di seluruh pelosok Pulau Dewata. Hal itu disampaikan dalam momentum Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Bali ke-68 yang digelar Pemkab Klungkung di alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, Bali, Jumat (14/8/2026) pagi.

Satria menegaskan pentingnya implementasi konsep One Island, One Management agar pembangunan tidak lagi bertumpu pada wilayah Bali selatan semata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan adanya Undang-Undang Provinsi Bali dan Haluan Pembangunan 100 Tahun dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, kita harapkan pemimpin Bali dalam hal ini pak Gubernur mampu dengan bijak mengimplementasikan pembangunan yang merata. Tidak hanya terfokus pada satu atau dua kabupaten saja," ujar Satria saat ditemui detikBali seusai memimpin Apel Peringatan Hari Jadi Provinsi Bali.

Bupati asal Nusa Penida ini menekankan wilayah Bali utara, barat, hingga timur juga harus mendapatkan porsi perhatian dan pembenahan yang seimbang dari Gubernur Bali maupun calon pemimpin Bali di masa depan.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, setiap daerah di Bali dibekali dengan potensi keunggulan yang beragam, baik di sektor pariwisata maupun pertanian. Sehingga apabila pembangunan pariwisata dan ekonomi terus-menerus dipusatkan di Bali selatan, ketimpangan dan kesenjangan kesejahteraan masyarakat antarwilayah tidak akan terelakkan.

"Kalau pariwisatanya hanya dibangun di daerah selatan saja, maka daerah lain akan jomplang, tingkat kesejahteraan masyarakatnya juga jomplang. Ini yang tidak kita harapkan ke depan. Pemimpin Bali harus secara bijak mengatur ini agar konsep satu pulau satu tata kelola benar-benar terwujud," tegasnya.

Sorot Infrastruktur Kepulauan Nusa Penida

Secara khusus, Satria memberikan catatan terkait kondisi pembangunan di Kabupaten Klungkung, terutama di kawasan kepulauan Nusa Penida. Pihaknya terus memperjuangkan dukungan anggaran, baik ke tingkat Pemprov Bali maupun pemerintah pusat, guna membenahi fasilitas dasar masyarakat dan penunjang pariwisata.

Ia menyebut kualitas infrastruktur di kawasan Nusa Penida saat ini masih jauh dari kata memadai. Padahal, pulau tersebut menyumbang potensi pariwisata luar biasa yang menjadi salah satu magnet utama Bali di mata dunia.

"Infrastruktur di Klungkung, khususnya di Nusa Penida, masih sangat kurang dan belum memadai. Sementara potensi pariwisata kita di sana luar biasa pesat. Karena itu, perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas publik harus dijadikan skala prioritas untuk memajukan pariwisata Nusa Penida," kata Satria.

Ia berharap di usia Provinsi Bali yang ke-68 ini, Pemprov Bali dapat bersinergi memberikan perhatian khusus mengingat kondisi geografis kepulauan memiliki kebutuhan penanganan infrastruktur serta tantangan yang berbeda dari daerah daratan.



(hsa/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads