detikBali

Serangan Maut Drone Ukraina di Rusia, 12 Orang Tewas

Terpopuler Koleksi Pilihan

Serangan Maut Drone Ukraina di Rusia, 12 Orang Tewas


Rita Uli Hutapea - detikBali

An FP-1 deep-strike drone launches for a combat mission, amid Russias attack on Ukraine, in an undisclosed location in Ukraine, in 2026. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Ilustrasi drone Ukraina. (Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Denpasar -

Sedikitnya 12 orang tewas dalam serangan drone Ukraina di kota Nizhnekamsk, wilayah Tatarstan, Rusia. Serangan yang juga melukai 39 orang itu menjadi salah satu serangan tunggal paling mematikan Ukraina selama perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

"Menurut informasi terbaru, 12 orang tewas dan 39 terluka akibat serangan drone di kota Nizhnekamsk," kata layanan pers regional dalam sebuah pernyataan, dilansir dari detikNews, Senin (10/8/2026).

Serangan tersebut terjadi di wilayah yang berjarak lebih dari 1.000 kilometer (620 mil) dari perbatasan Ukraina. Tatarstan dikenal kaya akan sumber daya energi dan memiliki banyak kilang minyak utama yang telah menjadi sasaran serangan balasan Ukraina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rekaman di media sosial yang belum diverifikasi memperlihatkan awan asap hitam besar mengepul di lokasi fasilitas minyak dekat kota industri Nizhnekamsk.

ADVERTISEMENT

Wilayah Tatarstan sebelumnya melaporkan serangan drone Ukraina yang "besar-besaran".

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan telah menembak jatuh 456 drone Ukraina yang ditembakkan semalam. Rusia tidak pernah menyebutkan berapa banyak drone yang mencapai targetnya.

Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia menembakkan 126 drone dalam serangan semalam.

Rusia dan Ukraina telah secara signifikan meningkatkan serangan jarak jauh mereka tahun ini. Menurut PBB, peningkatan serangan tersebut menyebabkan lonjakan kematian warga sipil.

Di dekat garis depan di Ukraina, serangan artileri Rusia menewaskan lima orang di sebuah desa di wilayah Kharkiv, Ukraina timur laut, kata pejabat Ukraina setempat.

"Pada 10 Agustus, pasukan Rusia melakukan serangan artileri besar-besaran di daerah permukiman desa Bugaivka di distrik Chuguiv. Berbagai rumah hancur akibat serangan musuh. Lima orang tewas," kata kantor kejaksaan regional dalam sebuah pernyataan di Telegram.

Kantor kejaksaan regional memposting gambar sebuah rumah yang hancur lebur akibat serangan tersebut.

Seorang wanita juga tewas dalam serangan Ukraina di wilayah perbatasan Rusia, Belgorod. Sementara seorang pria tewas dalam serangan drone Rusia terhadap sebuah taksi di wilayah garis depan Kherson.



(dpw/dpw)









Hide Ads