Koster dan Adi Arnawa Belajar soal Skema Obligasi Daerah ke Pramono Anung

Sui Suadnyana, Agus Eka - detikBali
Rabu, 05 Agu 2026 15:55 WIB
Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster, dan Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menemui Gubernur Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8/2026). (Dok. Pemkab Badung)
Jakarta -

Gubernur Bali, Wayan Koster, dan Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menemui Gubernur Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama pembiayaan pembangunan, infrastruktur, kebudayaan, dan pariwisata melalui skema obligasi daerah.

Pertemuan ini dilakukan seiring rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung untuk menerbitkan obligasi daerah. Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), obligasi daerah adalah salah satu sumber pinjaman daerah jangka menengah dan/atau jangka panjang yang bersumber dari masyarakat.

"Kami sedang membuka diri menuju ke obligasi daerah. Sebab, kalau saya lihat dengan Rasio Cakupan Layanan Utang yang kami miliki, ini kelihatannya cukup memenuhi persyaratan," kata Adi Arnawa.

Penerbitan obligasi daerah dinilai sangat dibutuhkan Pemkab Badung demi menjaga keberlanjutan sektor pariwisata. Adi Arnawa optimistis percepatan pembangunan infrastruktur dapat berjalan maksimal dengan pemenuhan kelengkapan administrasi serta dukungan regulasi dari pemerintah pusat.

"Terutama untuk proses administrasi terkait pelaksanaan obligasi daerah dan mudah-mudahan nanti didukung oleh pemerintah pusat secara regulasi. Tentu kami akan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di Badung," tutur Adi Arnawa.



Simak Video "Mekeng Berharap Jakarta jadi Pionir Obligasi Daerah"


(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork