detikBali

Kabar Terkini soal Rencana Pembangunan Bandara Bali Utara

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Kabar Terkini soal Rencana Pembangunan Bandara Bali Utara


Tim detikBali - detikBali

Bandara Bali Utara. (Dok. PT Pembari)
Bandara Bali Utara. (Dok. PT Pembari)
Denpasar -

Komisaris Utama PT Pembangunan Bali Mandiri (Pembari), Baringin Panggabean, menemui Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, pada Selasa (14/7/2026). Pertemuan yang turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi itu membahas rencana pembangunan Bandara Bali Utara.

Baringin mengatakan pembangunan Bandara Bali Utara merupakan bagian dari upaya memperluas pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Presiden pun disebut mendorong agar proyek pembangunan bandara baru itu segera direalisasikan.

Presiden Prabowo Subianto saat membaca rancangan proyek pembangunan Bandara Bali Utara. (Foto: Dok. Istimewa)Presiden Prabowo Subianto saat membaca rancangan proyek pembangunan Bandara Bali Utara. (Foto: Dok. Istimewa)

Pemerintah menilai bandara internasional kedua di Bali semakin mendesak diwujudkan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan dan terbatasnya kapasitas Bandara I Gusti Ngurah Rai. Adapun, rencana pembangunan Bandara Bali Utara telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden kabarnya sempat menanyakan kesiapan bandara untuk melayani pesawat berbadan lebar. Misalkan pesawat jenis Boeing 777 maupun Airbus A380.

Komisaris Utama PT Pembangunan Bali Mandiri (Pembari), Baringin Panggabean. (Foto: Dok. Istimewa)Komisaris Utama PT Pembangunan Bali Mandiri (Pembari), Baringin Panggabean. (Foto: Dok. Istimewa)

Menanggapi itu, Baringin menjabarkan bandara yang akan dibangun di daratan Kubutambahan, Buleleng, sejak awal dirancang agar mampu mengakomodasi operasional pesawat berbadan lebar. Baringin mengatakan desain bandara mengacu pada studi kelayakan yang telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

ADVERTISEMENT

Baringin memastikan pembiayaan proyek Bandara Bali Utara tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, proyek bandara di Buleleng itu didanai dari investasi swasta.

Bandara Bali Utara, dia berujar, diharapkan dapat mendistribusikan aktivitas ekonomi agar tidak hanya terpusat di Bali selatan. Keberadaan bandara baru itu juga diklaim dapat membuka lapangan kerja hingga mendorong berkembangnya sektor pariwisata dan jasa di wilayah Bali bagian utara, barat, dan timur.



(iws/iws)










Hide Ads