detikBali

SRMP 17 Tabanan Pindah ke Karangasem Mulai 31 Juli, Ortu-Siswa Diklaim Setuju

Terpopuler Koleksi Pilihan

SRMP 17 Tabanan Pindah ke Karangasem Mulai 31 Juli, Ortu-Siswa Diklaim Setuju


Sui Suadnyana, Krisna Pradipta - detikBali

Suasana SRMP 17 Tabanan di Sentra Mahatmiya, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). (Foto: Krisna Pradipta/detikBali)
Foto: Suasana SRMP 17 Tabanan di Sentra Mahatmiya, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). (Foto: Krisna Pradipta/detikBali)
Tabanan -

Seluruh siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan dijadwalkan mulai menempati lokasi baru di Karangasem pada 31 Juli 2026. Perpindahan tersebut merupakan program dari pemerintah pusat agar sekolah rakyat terintegrasi dan terpusat dalam satu kawasan.

Kepala SRMP 17 Tabanan, I Putu Jaya Negara, mengatakan rencana perpindahan telah disosialisasikan kepada seluruh orang tua siswa. Hasilnya, seluruh orang tua memberikan persetujuan terhadap kebijakan tersebut.

"Untuk siswa SRMP 17 Tabanan belum dipindah. Jadinya yang Tabanan mulai pindah ke Karangasem mulai tanggal 31 Juli nanti. Saat ini mereka sedang berada di rumah masing-masing," ujar Jaya Negara saat dikonfirmasi, Jumat (17/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Jaya Negara, hingga saat ini tidak ada laporan penolakan maupun respons negatif dari para siswa. Bahkan, para peserta didik menyambut baik rencana relokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

Jaya Negara menjelaskan, pemusatan Sekolah Rakyat di Karangasem diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Sekolah Rakyat, dengan sistem yang lebih terintegrasi dan terpusat, dinilai akan lebih optimal dalam menjangkau anak-anak keluarga kurang mampu yang menjadi sasaran utama program tersebut.

Terkait sarana dan prasarana, tidak seluruh fasilitas di SRMP 17 Tabanan akan dipindahkan. Meja dan kursi tetap berada di Tabanan, sedangkan fasilitas penunjang pembelajaran seperti laptop dibawa ke lokasi baru di Karangasem.

"Saat proses perpindahan berlangsung, para siswa memasuki jenjang kelas VIII. Kami berharap kegiatan belajar mengajar di lokasi baru dapat berjalan lebih optimal," jelas Jaya Negara.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads