Turis perempuan asal Belanda berinisial ET (28), mengalami cedera kaki ketika melakukan pendakian di Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (22/10/2026) pagi. Korban sampai harus dievakuasi menggunakan helikopter.
Kepala Subbagian Tata Usaha Balai TNGR, Astekita Ardiaristo menjelaskan, korban mengalami kecelakaan di sekitar Batu Beleq jalur pendakian Sembalun. Ia mengungkapkan, korban mengalami cedera pada bagian kaki.
"Korban mengalami cedera pada kaki hingga tidak mampu berdiri dan membutuhkan penanganan medis segera," terang Astekita, kamis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya menerima laporan sekitar pukul 7.27 Wita. Setelah itu, TNGR melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan evakuasi via udara.
"Sekitar pukul 12.25 Wita, korban dievakuasi menggunakan helikopter. Sesuai dengan asuransi premium yang dimiliki korban," jelas Astekita.
Saat ini korban telah diterbangkan menuju heliport di Benoa. Setelah itu, korban langsung dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Astekita menambahkan, kejadian tersebut menjadi pembelajaran, bahwa dalam melakukan pendakian yang menjadi prioritas utama. Ia mengingatkan, persiapan fisik dan perlengkapan sesuai harus dipastikan sebelum melakukan pendakian.
"Keberhasilan sebuah pendakian bukan hanya tentang mencapai puncak, tetapi juga tentang kembali dengan selamat," ujarnya.