detikBali

Pria Tewas dalam Tabrak Lari di Jalur Singaraja-Seririt, Polisi Buru Pelaku

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pria Tewas dalam Tabrak Lari di Jalur Singaraja-Seririt, Polisi Buru Pelaku


Made Wijaya Kusuma - detikBali

Polisi melakukan olah TKP dugaan tabrak lari di Jalan Singaraja-Seririt KM 13,100, tepatnya di depan Hotel Puri Lovina, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, Selasa (14/7/2026). (Foto: Polres Buleleng)
Polisi melakukan olah TKP dugaan tabrak lari di Jalan Singaraja-Seririt KM 13,100, tepatnya di depan Hotel Puri Lovina, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, Selasa (14/7/2026). (Foto: Polres Buleleng)
Buleleng -

Pria bernama Gede Wirya (58) tewas dalam peristiwa dugaan tabrak lari di Jalan Singaraja-Seririt KM 13,100, tepatnya di depan Hotel Puri Lovina, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali. Polisi tengah memburu pengendara yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.

"Korban diduga ditabrak dari belakang oleh kendaraan yang hingga kini belum diketahui identitasnya," ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, Selasa (14/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yohana mengungkapkan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 Wita pada Selasa dini hari. Menurutnya, Wirya ditabrak kendaraan lain saat sedang mengendarai sepeda motor Suzuki Smash berpelat nomor DK 2581 VZ dari arah timur menuju barat.

"Akibat benturan tersebut korban terjatuh dan mengalami luka berat di bagian kepala hingga meninggal dunia di tempat," ujar Yohana.

ADVERTISEMENT

Kendaraan yang diduga menabrak Wirya tidak berhenti memberikan pertolongan dan langsung melarikan diri ke arah barat. Polisi menduga kecelakaan dipicu karena pengemudi kendaraan yang belum diketahui identitasnya itu kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya.

"Pengemudi kendaraan yang diduga terlibat masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau apabila ada masyarakat yang melihat atau mengetahui kejadian tersebut agar segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian," imbuh Yohana.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Wirya diketahui tidak menggunakan helm saat berkendara. Jenazah Wirya telah dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Buleleng untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti. Hingga kini, Unit Lalu Lintas Polsek Banjar masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kendaraan dan pengemudi yang diduga terlibat dalam peristiwa tabrak lari tersebut.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads