detikBali

Alit Mudiarta Satu-satunya Bakal Calon Ketua Umum KONI Gianyar 2026-2030

Terpopuler Koleksi Pilihan

Alit Mudiarta Satu-satunya Bakal Calon Ketua Umum KONI Gianyar 2026-2030


Aryo Mahendro - detikBali

Gede Alit Mudiarta menjadi satu-satunya bakal calon ketua umum KONI Gianyar periode 2026-2030. (Dok. Istimewa)
Gede Alit Mudiarta menjadi satu-satunya bakal calon ketua umum KONI Gianyar periode 2026-2030. (Dok. Istimewa)
Gianyar -

Pendaftaran bakal calon ketua umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Gianyar resmi ditutup. I Dewa Gede Alit Mudiarta yang berstatus petahana dipastikan menjadi satu-satunya pendaftar bakal calon ketua KONI Gianyar periode 2026-2030.

"Hingga batas akhir pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Kabupaten Gianyar Masa Bakti 2026-2030 pada pukul 12.00 Wita, hanya satu nama yang resmi mendaftarkan diri, yakni I Dewa Gede Alit Mudiarta," kata Ketua Panitia Musyawarah Olahraga KONI Gianyar I Made Purwita dalam keterangannya, Minggu (12/10/2026).

Meski hanya satu orang pendaftar, Purwita berujar, proses pemilihan tetap berjalan sesuai prosedur. Adapun, tahapan tersebut terdiri dari pengembalian formulir pendaftaran yang dimulai pada 14-17 Juli 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, tahapan selanjutnya adalah verifikasi bakal calon pada 20-31 Juli 2026. Dilanjutkan dengan penetapan calon pada 3 Agustus 2026 dan pelaksanaan musyawarah olahraga kabupaten dimulai pada 10 Agustus 2026.

Purwita menegaskan bakal calon juga wajib memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya pernah atau sedang menjadi pengurus cabang olahraga, minimal sebagai pengurus harian di Gianyar.

ADVERTISEMENT

"Dibuktikan dengan surat keputusan yang sah minimal satu tahun atau dalam masa bakti berjalan," kata Purwita.

Persyaratan lain yang akan diverifikasi adalah status kewarganegaraan kandidat dan wajib berdomisili di Gianyar. Calon juga harus memperoleh dukungan tertulis dari sedikitnya 20 persen cabang olahraga anggota KONI Gianyar yang sah.

Surat dukungan ditandatangani oleh ketua cabang olahraga yang bersifat final dan tidak dapat dicabut kembali. "Apabila ditemukan dukungan ganda, maka surat dukungan tersebut dinyatakan gugur," imbuh Purwita.

Sementara itu, Mudiarta sebagai pendaftar tunggal membeberkan sejumlah hal yang akan dilakukan jika terpilih memimpin KONI Gianyar. Beberapa di antaranya memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini, meningkatkan kualitas sumber daya manusia keolahragaan, hingga mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh cabang olahraga.

Mudiarta berharap para atlet asal Gianyar dapat mempertahankan hingga meningkatkan prestasi di berbagai ajang olahraga. Termasuk pada ajang Porprov Bali dan Porjar Bali.

"Kami ingin memperkuat pembinaan yang berkelanjutan, meningkatkan profesionalisme organisasi, serta mengantarkan olahraga Gianyar meraih prestasi yang lebih tinggi melalui kebersamaan seluruh insan olahraga," kata Mudiarta.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads