detikBali

Respons Menohok Politikus PDIP soal Jokowi Keliling RI hingga Dibalas PSI

Terpopuler Koleksi Pilihan

Respons Menohok Politikus PDIP soal Jokowi Keliling RI hingga Dibalas PSI


Tim detikNews - detikBali

Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (25/5/2026).
Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng)
Denpasar -

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berencana berkeliling ke sejumlah wilayah Indonesia. Rencana Jokowi itu mendapat respons menohok dari politikus PDI Perjuangan Guntur Romli. Belakangan, tanggapan Guntur Romli tersebut dibalas lagi oleh PSI.

Dilansir dari detikNews, Jokowi menjelaskan dirinya akan keliling Indonesia karena kondisi kesehatannya berangsur membaik. Bekas gubernur DKI Jakarta itu menyebut perjalanan tersebut dalam rangka memenuhi undangan masyarakat di daerah-daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya banyak undangan-undangan dari daerah-daerah untuk hadir dari masyarakat. Ya saya, saya sudah sehat dan saya akan datangi undangan-undangan yang ada," ujar Jokowi di kediamannya, Sumber, Banjarsari, Senin (25/5).

Jokowi tak banyak bicara saat ditanya apakah safari daerah itu sebagai persiapan mempromosikan Gibran Rakabuming Raka menyongsong Pilpres 2029. Ia kembali menekankan bahwa agenda tersebut murni karena faktor undangan dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Memenuhi undangan-undangan di daerah berarti kan, udah. Ya, udah siap. Insyaallah udah siap," imbuh mantan wali kota Solo itu.

Respons Menohok PDIP

Politikus PDIP Guntur Romli memberi respons menohok saat ditanya mengenai rencana Jokowi akan berkeliling RI. Ia mengaku tak khawatir dan memastikan kegiatan Jokowi keliling Indonesia itu tidak akan berpengaruh bagi PDIP.

"Saya sangat yakin tidak ada pengaruh sama sekali. Jokowi itu sudah dipecat dari PDI Perjuangan secara tidak terhormat. Termasuk Gibran dan Bobby. Masyarakat sudah tahu alasannya," kata Guntur saat dihubungi, Jumat (29/5).

Guntur lantas menyinggung saat Jokowi mempromosikan PSI ketika masih menjabat sebagai presiden. Menurutnya, dukungan Jokowi tak memberi efek kepada PSI.

"Secara logika sederhana saja, waktu Jokowi jadi Presiden tidak mampu meloloskan PSI ke parlemen, apalagi sekarang tidak jadi apa-apa," imbuh Guntur.

Di sisi lain, dia menyebut Jokowi berkeliling sekadar bagi-bagi sembako. Menurut Guntur Romli, Jokowi hanya akan membuat drama-drama politik saat berkeliling.

"Paling dia keliling Indonesia cuma bagi-bagi sembako dan amplop saja. Buat konten di medsos dia saja itu," kata Guntur Romli.

"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan Jokowi jalan-jalan ke seluruh pelosok Indonesia. Kita bisa menyaksikan drama sinetron sen kiri belok kanan ala Jokowi," imbuhnya.

PSI Balas Respons PDIP

Ketua DPP PSI Bestari Barus lantas mengomentari pernyataan Guntur Romli. Bestari heran dengan politikus PDIP itu yang selalu berkomentar miring terhadap Jokowi.

Bestari awalnya setuju dengan pernyataan Guntur Romli bahwa PDIP tidak khawatir Jokowi keliling Indonesia. Ia menyebut Jokowi berkeliling sekadar menjawab kerinduan masyarakat.

"Justru aneh kalau dia khawatir. Ngapain mesti khawatir?" kata Bestari saat dihubungi, Jumat.

Bestari juga menyoroti pernyataan Guntur Romli dalam melihat niat Jokowi. Menurutnya, PDIP selalu berpendapat miring sejak ditinggal Jokowi.

"Nggak tahu ya semenjak kenikmatan-kenikmatan buat partainya itu dicabut oleh Pak Jokowi kan selalu miring saja pendapatnya, kan begitu," ucap dia.

"Jadi tanpa mereka (PDIP) sadari sebetulnya ya justru kami di PSI ini bergembira dengan Pak Jokowi sudah tidak lagi di sana, dan mudah-mudahan menjadi kesempatan juga pada saat mengunjungi seluruh Indonesia nanti, Pak Jokowi menyatakan bahwa sekarang sudah bersama PSI," imbuhnya.




(iws/iws)











Hide Ads