detikBali

H-2 Idul Adha, Kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk Mengular 950 Meter Malam Ini

Terpopuler Koleksi Pilihan

H-2 Idul Adha, Kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk Mengular 950 Meter Malam Ini


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Kepadatan arus lalulintas terjadi di dalam areal Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (25/5/2026). (Dok Pos AL Gilimanuk)
Foto: Kepadatan arus mudik Idul Adha terjadi di dalam areal Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (25/5/2026). (Dok Pos AL Gilimanuk)
Jembrana -

Kemacetan panjang mulai terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, pada h-2 Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 sekaligus long weekend Hari Lahir Pancasila. Antrean kendaraan yang didominasi truk logistik mengular hingga Pasar Gilimanuk pada Senin (25/6/2026) malam.

Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo mengatakan kepadatan arus keluar Bali sebenarnya sudah mulai terlihat sejak sepekan terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jelang Idul Adha sudah terjadi kepadatan. Malam ini ekor antrean yang didominasi truk logistik itu sampai ke Pasar Gilimanuk (sekitar 950 meter dari pintu masuk pelabuhan)," kata Yuli, Senin.

Kepadatan arus lalulintas terjadi di dalam areal Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (25/5/2026). (Dok Pos AL Gilimanuk)Arus mudik Idul Adha didominasi kendaraan roda empat di dalam area Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (25/5/2026). (Dok Pos AL Gilimanuk) F

Lonjakan kendaraan terjadi di tengah kondisi cuaca Selat Bali yang berubah cepat dalam beberapa hari terakhir. Operator penyeberangan sempat melakukan penyesuaian operasional. Cuaca buruk bahkan sempat mengganggu proses pelayaran dan manuver kapal saat sandar maupun bongkar muat di dermaga.

ADVERTISEMENT

Guna mengantisipasi antrean kendaraan semakin mengular, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengerahkan armada kapal perbantuan di Selat Bali. Manager Humas ASDP Cabang Ketapang Bintang Felfian mengatakan kapal bantuan yang dikerahkan yakni KMP Rodhita dari lintasan Lembar-Padangbai.

"Sesuai arahan, ada kapal perbantuan yaitu KMP Rodhita dari lintasan Lembar-Padangbai. Kapal berkapasitas 1.236 GT ini mampu mengangkut hingga 58 kendaraan kecil atau sekitar 30 kendaraan campuran," ungkap Bintang, Senin.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus penyeberangan dari dan menuju Pelabuhan Gilimanuk selama periode libur panjang Idul Adha. Selain itu, hal ini penting untuk memastikan distribusi logistik ke Pulau Dewata tetap aman dan terkendali.

Terkait cuaca ekstrem yang sempat memicu insiden kapal kandas, ASDP memastikan seluruh prosedur operasional kini dijalankan dengan jauh lebih hati-hati demi keselamatan penumpang dan awak kapal.

"Kami pastikan antrean tetap bergerak dengan pengaturan yang terukur," imbuh Bintang.

Hingga Senin malam, situasi di dalam area Pelabuhan Gilimanuk masih terpantau padat merayap.




(nor/nor)










Hide Ads