Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta mengadakan kunjungan kerja ke Gianyar. Bupati Gianyar I Made Mahayastra langsung memarkan pembangunan hasil kerjanya selama menjabat.
"Saya memaparkan perkembangan pembangunan di Kabupaten Gianyar sejak periode pertama menjabat," kata Mahayastra dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahayastra mengatakan pembangunan yang dibahas terkait tata kelola pemerintahan, pembangunan daerah, serta pengembangan potensi yang dimiliki masing-masing daerah. Salah satunya, rancangan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerapan aplikasi.
Rancangan itu diklaim berhasil meningkatkan PAD hingga mencapai sekitar Rp 600 miliar. Kemudian, soal pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) guna mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pada 2019.
"Saya selesaikan pembangunan Alun-Alun Gianyar, RSUD Sanjiwani, dan RSU Payangan," kata Mahayastra.
Mahayastra mengatakan Gianyar menjadi daerah dengan tingkat penurunan ekonomi paling kecil saat pandemi Covid-19. Hal itu didasari dari hasil survei perekonomian di Bali.
Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Gianyar diwajibkan menggunakan sistem aplikasi digital dalam melakukan pelayanan dan administrasi pemerintahan. Upaya itu dilakukan untuk mendukung efisiensi dan transparansi tata kelola pemerintahan.
Ketua Rombongan DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengapresiasi pembangunan di Gianyar. Yuke mengatakan inovasi dan gebrakan program pembangunan di Gianyar dinilai mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.
"Kami datang awalnya ingin belajar satu atau dua hal, tetapi ternyata mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman yang sangat bermanfaat," kata Yuke.