detikBali

BPS Klungkung Tunda Desa Cantik ke Nusa Penida, Ini Alasannya

Terpopuler Koleksi Pilihan

BPS Klungkung Tunda Desa Cantik ke Nusa Penida, Ini Alasannya


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Kepala BPS Klungkung Anak Agung Gede Dirga Kardita tengah menandatangani pencanangan program Desa Cantik 2026 di Klungkung, Rabu (22/4/2026).
Kepala BPS Klungkung Anak Agung Gede Dirga Kardita tengah menandatangani pencanangan program Desa Cantik 2026 di Klungkung, Rabu (22/4/2026). (Foto: Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Klungkung -

Program Desa Cinta Statistik (Cantik) belum menyentuh satu pun desa di Kecamatan Nusa Penida sejak diluncurkan pada 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) Klungkung baru menargetkan masuk ke wilayah kepulauan itu pada 2027, dengan alasan fokus membangun prototipe di daratan lebih dulu.

"Sebenarnya di Nusa Penida tidak ada kendala. Cuma Desa cantik ini kan saya pikir akan menjadi prototipe ke depan. Karena ini prototipe, saya berusaha membina yang dekat dulu. Biar memaksimalkan semua tenaga," kata Kepala BPS Klungkung Anak Agung Gede Dirga Kardita kepada detikBali, Rabu (22/4/2026).

Dirga menjelaskan, program Desa Cantik bertujuan membina desa agar mampu mengelola dan menyajikan data secara mandiri. Dengan begitu, agen desa Cantik dapat mendukung kebutuhan data untuk perencanaan pembangunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena ini prototipe, keberhasilan yang di sini menentukan ke depan. Kalau ini berhasil, Nusa Penida saya yakin akan lebih semangat dan berhasil," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Selain fokus pada prototipe, BPS Klungkung juga masih menghitung kebutuhan sumber daya untuk penerapan program di Nusa Penida. Kondisi medan yang sulit dijangkau serta keterbatasan tenaga menjadi pertimbangan.

Meski demikian, Dirga menegaskan jarak bukan alasan utama. Pihaknya ingin memastikan desa percontohan yang dibangun tahun ini benar-benar berhasil sebelum diperluas.

"Pelan-pelan. Saya akan membuat ini menjadi prototipe terbaik. Ini menjadi pondasi kita ke depan. Saya akan tunjukkan. Kalau ini bagus, Nusa akan kita garap," terangnya.

Dirga pun kembali menegaskan komitmennya kepada Bupati Klungkung untuk mulai menggarap Desa Cantik di Nusa Penida pada 2027.

"Seperti janji saya ke Bupati. 2027 saya akan ke nusa. Gimana saya bisa meminta nusa menjadi yang baik, sedangkan di darat saja saya belum bisa mewujudukan itu," tegasnya.

Pada 2026, BPS Klungkung mencanangkan tiga desa sebagai desa Cantik, yakni Desa Besan di Kecamatan Dawan, serta Desa Negari dan Desa Timuhun di Kecamatan Banjarangkan.

Di tempat yang sama, Bupati Klungkung I Made Satria berharap program Desa Cantik dapat menjangkau seluruh desa di empat kecamatan di wilayahnya.

"Data ini sangat penting sekali bagi daerah. Bagaiman menentukan kebijakan pembangunan. Kalau data tidak baik tentu saja kebijakan kita tidak tepat sasaran. Karena itu, seluruh desa di daerah ini harus memiliki data sebaik-baiknya. Jadi di Nusa Penida, tahun depan, saya mengusulkan pada BPS Klungkung untuk bisa dilanjutkan di sana," kata Satria.




(dpw/dpw)










Hide Ads