BEM Unud Bawa 6 Tuntutan soal Sampah ke DPRD Bali

Hani Sofia Muthmainnah - detikBali
Rabu, 22 Apr 2026 12:38 WIB
Unjuk rasa mahasiswa Unud di depan Gedung DPRD Bali, Rabu (22/4/2026). (Foto: Hani Sofia/detikBali)
Denpasar -

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana (BEM Unud) berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Bali dengan membawa enam tuntutan terkait masalah sampah yang tak kunjung tuntas. Aksi ini menjadi tekanan langsung kepada pemerintah agar segera menghadirkan solusi konkret.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menilai persoalan sampah belum terselesaikan meski aturan telah ada. Kondisi ini dinilai terjadi akibat minimnya fasilitas dari pemerintah.

Selain itu, sistem pengangkutan sampah yang belum optimal menyebabkan penumpukan sehingga membingungkan masyarakat.

"Ketika masyarakat sudah berusaha menjalankan aturan, tapi fasilitas dari pemerintah belum siap maka implementasinya tidak akan berjalan optimal," ujar Ketua BEM Unud I Gusti Agung Ngurah Oka Paramahamsa di Gedung DPRD Bali, Rabu (22/4/2026).

Oka menegaskan, kebijakan pengelolaan sampah tidak bisa berjalan secara sepihak. Mahasiswa juga menilai permainan politik turut menghambat penyelesaian masalah sampah. Konflik antar elite dianggap memperlambat penanganan sampah.

"Yang dirugikan adalah masyarakat ketika elit politik berkonflik, sementara masalah sampah tidak kunjung selesai," ujar Oka.

Jika melihat ke belakang, persoalan sampah bukanlah isu baru. Sejak 2008 telah dikeluarkan aturan terkait pengelolaan sampah. Namun, pengaplikasian di lapangan belum maksimal dan cenderung bersifat jangka pendek.

Selain itu, mahasiswa juga mempertanyakan rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang disebut akan diperpanjang. Kejelasan kebijakan serta kesiapan pemerintah yang belum matang dinilai turut membingungkan masyarakat.

"Perpanjangan ini sampai kapan? Ketergantungan seperti ini tidak bisa terus dilakukan tanpa solusi yang jelas," sambungnya.

Adapun enam tuntutan yang disampaikan mahasiswa meliputi:

  1. Peningkatan sosialisasi kebijakan sampah
  2. Penyediaan fasilitas pengelolaan yang memadai
  3. Sinkronisasi antara aturan dan implementasi di lapangan
  4. Mendesak pemerintah atas kejelasan kebijakan terkait TPA
  5. Menghentikan solusi sementara atau tambal sulam
  6. Komitmen nyata pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh

"Kami menuntut solusi konkret dan kebijakan nyata untuk menyelesaikan masalah ini secara menyeluruh," tegas Oka.



Simak Video "Video: Truk Tabrak Kerumunan Massa Aksi Solidaritas untuk Iran di Los Angeles"

(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork