Ratusan mahasiswa Universitas Udayana (Unud) yang dikoordinir Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Bali, Rabu (22/4/2026).
Mereka menuntut DPRD Bali turut berkontribusi memberikan solusi konkret atas persoalan sampah di Bali.
Mahasiswa menilai pemerintah kabupaten/kota dan provinsi selama ini tidak sinkron dalam menyelesaikan persoalan sampah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah spanduk juga terbentang bertuliskan 'Selamat Datang di TPA DPRD Bali' dan 'Bali Darurat Sampah'. Bahkan, ada pula yang bertuliskan 'Om Swastiastu, Izin Melawan Pak Yan'.
Pantauan detikBali di lokasi, massa mahasiswa berorasi selama kurang lebih 30 menit sebelum akhirnya dipersilakan masuk ke Gedung Wantilan DPRD Bali untuk melakukan dialog terbuka.
Dialog tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bali I Made Dwi Arbani, Kepala Satpol PP Bali I Dewa Nyoman Rai Darmadi, Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, serta Wakil Ketua DPRD Bali I Gde Komang Kresna Budi.
(dpw/dpw)










































