detikBali

Identitas Pria Tewas di Pantai Gau Terungkap, Terseret Arus dari Melasti

Terpopuler Koleksi Pilihan

Identitas Pria Tewas di Pantai Gau Terungkap, Terseret Arus dari Melasti


Fabiola Dianira - detikBali

Proses evakuasi pria asal Jawa Barat, GFS, yang ditemukan di Pantai Gau, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Minggu (19/4/2026).
Proses evakuasi pria asal Jawa Barat, GFS, yang ditemukan di Pantai Gau, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Minggu (19/4/2026). (Foto: dok. Polresta Denpasar)
Badung -

Identitas pria yang ditemukan tewas di Pantai Gau, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, akhirnya terungkap. Korban diketahui berinisial GFS (26), warga asal Jawa Barat, yang sebelumnya diduga berada di Pantai Melasti sebelum ditemukan meninggal dunia pada Minggu (19/4) sekitar pukul 15.00 Wita.

Penemuan jenazah bermula saat seorang warga, Ketut Sumiasa, datang ke lokasi untuk mencari ikan. Dari kejauhan, ia melihat sesuatu menyerupai tubuh manusia di atas batu karang di tepi pantai. Ia kemudian mendekat untuk memastikan.

"Saat tiba, saksi melihat seperti ada tubuh manusia diatas batu karang di tepi pantai dengan posisi tertelungkup. Saat itu saksi untuk memastikan mendekati tubuh orang tersebut dan terlihat tubuh orang tersebut adalah seorang laki-laki, dan tubuhnya sudah membiru dan pemikiran saksi bahwa itu orang tersebut telah meninggal dunia," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Senin (20/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengetahui hal tersebut, Sumiasa sempat panik dan bergegas mencari bantuan. Di perjalanan, ia bertemu saudaranya, Wayan Sukarta, yang kemudian membantu menghubungi pihak berwenang. Sementara itu, Sumiasa kembali ke lokasi untuk menjaga tubuh korban agar tidak terseret air laut yang mulai pasang

ADVERTISEMENT

Setelah dievakuasi, Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Denpasar bersama Satpolairud melakukan pengambilan sidik jari dan pemindaian wajah (face recognition) terhadap jenazah di rumah sakit. Hasilnya, korban diketahui berinisial GFS asal Jawa Barat.

Korban diketahui bekerja di salah satu gerai es teler di Jalan Gunung Rinjani, Denpasar, selama kurang lebih lima bulan sebagai general affair.

Sementara itu, dari rekaman CCTV di sekitar tempat tinggal korban di Jalan Gunung Cemara, Denpasar Barat, terlihat korban keluar seorang diri menggunakan sepeda motor.

Polisi kemudian menelusuri keberadaan korban hingga ke Pantai Melasti. Di lokasi parkir, ditemukan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 2941 QN milik korban, beserta barang-barang pribadi seperti pakaian dan telepon genggam. Barang-barang tersebut kini diamankan di Polresta Denpasar.

Berdasarkan hasil visum sementara dari RS Prof Ngoerah Denpasar, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban.

"Luka-luka tersebar pada wajah, punggung tangan kanan, tungkai kanan dan kiri, punggung kaki kanan berupa luka-luka lecet dan luka-luka memar," jelas Adi.

Saat ini, jenazah korban masih dititipkan di RS sambil menunggu kedatangan pihak keluarga yang sedang dalam perjalanan menuju Bali untuk melihat jenazah secara langsung.

Polisi masih mendalami penyebab dan tujuan korban berada di Pantai Melasti hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di Pantai Gau.

"Penyidik masih mencari motif keberadaan korban di Pantai Melasti hingga ditemukan meninggal dunia di Pantai Gau di Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung," tutupnya.




(dpw/dpw)










Hide Ads