Seorang pelajar bernama Shean Manggi (14) dilaporkan tewas tenggelam saat sedang mandi di Bendungan Manikin, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.30 Wita. Insiden itu terjadi saat Shean hendak menolong temannya yang terbawa arus.
"Korban ditemukan sudah meninggal dunia karena tenggelam. Saat itu korban hendak berupaya menolong temannya, tapi malah terbawa arus," ujar Kasi Humas Polres Kupang Ipda Lalu Randy Hidayat kepada detikBali, Minggu.
Randy menuturkan kejadian itu bermula saat Shean bersama sejumlah temannya, yakni Juventus Muda (12), Imanuel Nenotek (14), Garin Pollo Molle (14), dan Satria Manggi (10), hendak mandi di lokasi. Namun, saat itu Garin memilih duduk di pinggir bendungan sembari menyaksikan tiga temannya itu mandi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak berselang lama, Garin melihat Satria Manggi sudah terbawa arus. Dia lantas memberitahukan kepada teman-temannya yang lain untuk menolongnya. Nahas, Shean yang berusaha untuk menarik Satria malah terbawa arus.
Ketika itu, Imanuel Nenotek langsung mengambil sebatang bambu dan memberikannya kepada Satria hingga ia berhasil diselamatkan. Namun, saat Imanuel hendak memberikan bambu kepada Shean, tak berhasil lantaran sudah hilang terbawa arus.
Menurut Randy, setelah kejadian tersebut Garin dan Imanuel langsung meminta bantuan kepada warga sekitar untuk mencari Shean yang masih hilang. Hasilnya, ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, polisi yang mendapati informasi itu langsung menuju ke lokasi untuk melakukan olah tempat kerja (TKP). Kemudian membawa Shean ke RSUD SK Lerik Kota Kupang untuk pemeriksaan medis.
"Korban dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan tindakan medis oleh perawat. Keluarga korban menerima hal tersebut sebagai musibah dan membuat surat penolakan autopsi," tutur Randy.
Saat ini, jenazahnya sudah dibawa ke rumahnya di Perumahan Pondok Indah Matani, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, untuk disemayamkan.