detikBali

4 Strategi Jitu Persiapan Menghadapi UTBK-SNBT 2026

Terpopuler Koleksi Pilihan

4 Strategi Jitu Persiapan Menghadapi UTBK-SNBT 2026


Devie Vyatri Permata Cahyadi - detikBali

Ilustrasi Soal SNBT
Ilustrasi soal UTBK. (Foto: Nguyen Dang Hoang Nhu/Unsplash)
Daftar Isi
Denpasar -

Pelaksanaan UTBK-SNBT dijadwalkan pada 21-30 April 2026. Artinya, waktu menuju momen penting yang dinantikan calon mahasiswa sebagai gerbang menuju perguruan tinggi negeri impian semakin dekat.

Ada berbagai strategi yang dapat disiapkan sebelum menghadapi ujian. Namun, penting bagi peserta untuk memilih strategi yang paling sesuai dan efektif, baik dalam memperkuat pemahaman materi maupun membangun kesiapan mental.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simak empat strategi jitu menghadapi UTBK-SNBT 2026 yang dapat dilakukan agar ujian berjalan lancar.

1. Kenali Format Soal UTBK

Dikutip dari laman resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), format soal UTBK-SNBT 2026 terbagi menjadi dua kelompok, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. Masing-masing tes memiliki tujuan, fokus, serta durasi pengerjaan yang berbeda.

ADVERTISEMENT

Berikut rincian materi pada setiap jenis tes:

  • Tes Potensi Skolastik (TPS)
  • Penalaran Umum: 30 soal (30 menit)
  • Pengetahuan dan Pemahaman Umum: 20 soal (15 menit)
  • Pemahaman Bacaan dan Menulis: 20 soal (20 menit)
  • Pengetahuan Kuantitatif: 20 soal (20 menit)
  • Tes Literasi
  • Literasi Bahasa Indonesia: 30 soal (42,5 menit)
  • Literasi Bahasa Inggris: 20 soal (20 menit)
  • Penalaran Matematika: 20 soal (42,5 menit)

Dengan mengetahui pola dan format soal, peserta dapat memperbanyak latihan dengan tipe soal yang serupa. Metode belajar seperti ini dapat melatih kecepatan dan ketepatan dalam menyelesaikan setiap jenis tes, sekaligus membantu membiasakan diri agar tidak kaget saat ujian.

2. Menyusun Jadwal Belajar

Selain memahami bentuk soal, calon peserta juga perlu menyusun jadwal belajar yang terstruktur setiap hari. Waktu belajar dapat dibagi dalam 24 jam sehari dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Idealnya, luangkan waktu 2-3 jam untuk belajar setiap hari secara konsisten. Dengan pola 50 menit belajar dan 10 menit istirahat. Misalnya:

  • Pagi - fokus ke belajar materi baru
  • Sore - latihan soal (try out)
  • Malam - review soal & evaluasi diri

Namun, durasi belajar sebaiknya tidak berlebihan agar tetap efektif. Pastikan jadwal belajar juga diselingi dengan waktu istirahat yang cukup agar materi dapat diserap otak dengan optimal.

3. Jaga Kondisi Fisik dan Mental

Meskipun persiapan akademik menjadi faktor utama dalam menunjang keberhasilan ujian, kondisi fisik dan mental juga perlu dijaga. Sebab, tubuh yang sehat dan mental yang prima akan membantu menjaga fokus serta mendukung kemampuan berpikir agar tetap optimal.

Hal ini dapat dilakukan dengan cara sederhana, seperti memenuhi asupan gizi, waktu tidur yang cukup yakni selama 7-9 jam per hari, serta menyeimbangkan jadwal belajar dengan waktu relaksasi agar tubuh tidak cepat lelah dan terhindar dari tekanan.

4. Bangun Motivasi dan Perbanyak Doa

Strategi berikutnya dalam menghadapi UTBK adalah membangun motivasi diri dan tidak lupa untuk berdoa. Ingatlah ungkapan "Manusia berusaha, Tuhan yang menentukan."

Calon peserta perlu menanamkan motivasi pada diri sendiri, yakin, dan berusaha semaksimal mungkin agar tidak meninggalkan penyesalan dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan dengan harapan yang terbaik.

Itulah beberapa strategi yang dapat diterapkan sebagai persiapan menghadapi UTBK. Semoga bermanfaat ya, detikers!




(iws/iws)










Hide Ads