Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar, I Made Tirana, berencana menambah 30 personel. Mereka akan dikerahkan untuk melengkapi petugas di pos-pos tambahan.
"Kira-kira lagi sekitar 30 personel, itu buat menguatkan masing-masing pos," kata Tirana kepada detikBali, Rabu (15/4/2026).
Saat ini, Tirana melanjutkan, Damkartan Denpasar memiliki sekitar 170 personel. Dari jumlah tersebut, 32 anggota berstatus outsourcing (alih daya).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Tirana, regenerasi pegawai sangat dibutuhkan lantaran personel yang semakin menua. "Setiap tahun ada yang pensiun, kebetulan kami ada penambahan pos tahun ini di Serangan dan Kesiman. Itu juga butuh tenaga," urainya.
"Tentunya kami hanya bisa melaksanakan dengan outsourcing. Selain itu tidak bisa," imbuh Tirana.
Dia menjelaskan rencana penambahan personel itu masih menunggu persetujuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, termasuk anggarannya.
Selain penambahan personel, Damkar juga akan menambah armada tahun ini. Saat ini, ada 16 unit armada pemadam yang masih layak beroperasi. Sedangkan untuk unit penyelamatan atau rescue, ada empat armada dan satu mobil inspeksi.
"Sementara sudah memenuhi rencana di anggaran perubahan, ada penambahan mobil Damkar lagi, 2 unit besar dan kecil, satu lagi unit rescue," imbuh Made Tirana.
Setiap pos damkar kebagian masing-masing dua unit. Damkarmat Kota Denpasar saat ini memiliki empat pos. Yakni, Pos Induk berada di Jalan Imam Bonjol, kedua ada Pos Mahendradata Jalan Mahendradatta Utara. Kemudian, ada Pos Cokro di Jalan Cokroaminoto, kompleks Terminal Ubung, dan keempat Pos Juanda, Jalan Ir Juanda, Renon, Denpasar Timur.
Rencananya ada pos tambahan di dua lokasi, masing-masing Pos Kesiman, Denpasar Timur, dan Pos Serangan di Denpasar Selatan. "Masing-masing pos dua mobil damkar besar dan kecil dan satu mobil rescue," tandas Tirana.